Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
BELAJAR TATA KELOLA GEOSPASIAL DARI PEMERINTAH KOTA CIMAHI : PRAKTIKUM YANG MEMBUKA WAWASAN MAHASISWA SaIG UPI

Tanggal Kegiatan: (Rabu, 29 Juli 2026)

Penulis: Kelompok 4A Manajemen Kelembagaan

Penyunting: Reva Laelatul Zahra

Mahasiswa Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan praktikum Mata Kuliah Manajemen Kelembagaan dan Standarisasi Informasi Geospasial dengan mengunjungi Pemerintah Kota Cimahi pada Rabu, 29 Juli 2026. Aktivitas ini bermaksud untuk menyajikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai tata kelola informasi geospasial di lingkungan pemerintahan. Melalui pemaparan dari narasumber Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melihat bagaimana gagasan tersebut diterapkan dalam menopang pembangunan daerah berbasis data.

Selama aktivitas berlangsung, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai tiga materi utama yang saling berkaitan. Materi pertama mengulas Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kota Cimahi, yaitu sistem koordinasi yang mengatur peran Pembina Data, Walidata, dan Produsen Data di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Melalui cara kerja ini, pengelolaan data geospasial dapat dijalankan secara terstruktur sehingga membuahkan informasi yang lebih berkualitas dan mudah dimanfaatkan oleh beragam instansi.

Materi kedua menguraikan penerapan Satu Data Indonesia, sebuah kebijakan nasional yang bermaksud mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta mudah dibagipakaikan. Kebijakan ini menjadi solusi atas permasalahan perbedaan format dan ketidaksinkronan data antarinstansi, akibatnya tahapan perencanaan, pengambilan keputusan, dan pelayanan publik dapat dilakukan dengan lebih berdaya guna.

Pada sesi terakhir, Dinas PUPR Kota Cimahi memperkenalkan C-MAP (Cimahi Mapping Application Platform), sebuah platform WebGIS berbasis GeoNode yang mengintegrasikan data spasial dari berbagai OPD sesuai standar Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI). Platform ini dilengkapi dengan katalog data, layanan Open Geospatial Consortium (OGC), serta dashboard kajian yang menopang pengambilan keputusan berbasis lokasi. Melalui C-MAP, mahasiswa dapat melihat bagaimana teknologi geospasial dimanfaatkan secara nyata untuk mendukung pengelolaan wilayah dan pembangunan Kota Cimahi.

Kegiatan praktikum ini menyajikan wawasan bahwa pengelolaan informasi geospasial tidak hanya berhubungan dengan pemetaan, tetapi juga memerlukan tata kelola kelembagaan yang baik, penerapan standar nasional, serta kolaborasi antarinstansi. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan implementasi teknologi geospasial sangat dipengaruhi oleh koordinasi, integrasi data, dan komitmen setiap pihak dalam menghasilkan informasi yang berkualitas.

Kunjungan praktikum ke Pemerintah Kota Cimahi menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa SaIG UPI dalam memahami penerapan manajemen kelembagaan dan standarisasi informasi geospasial secara langsung. Melalui materi mengenai Simpul Jaringan, Satu Data Indonesia, dan C-MAP, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai pentingnya tata kelola data geospasial dalam menopang pembangunan daerah yang berdaya guna, efisien, dan berbasis informasi. Aktivitas ini juga memperluas wawasan mengenai peluang pengembangan karier di sektor pemerintahan, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa ilmu geospasial mempunyai peran strategis dalam mendukung pengambilan keputusan di era digital.

"Data geospasial yang berkualitas tidak hanya dihasilkan oleh teknologi yang canggih, tetapi juga oleh kolaborasi, standar yang jelas, dan tata kelola yang baik." 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *