Penulis: Reza Isnawati (SaIG, 2302070)
Penyunting : Farrelius Simeon (SaIG, 2509009)
Perjalanan magang saya di MAPID dimulai jauh sebelum periode konversi dimulai. Saya sudah mendaftar menjadi GIS Specialist sejak bulan Mei. Saat itu, saya harus mempersiapkan berbagai persyaratan, mulai dari CV, dokumen pendaftaran, hingga membuat proposal project di tengah kesibukan praktikum dan kegiatan perkuliahan. Meskipun cukup melelahkan, saya tetap berusaha menyelesaikan semuanya dengan sebaik mungkin karena saya melihat kesempatan ini sebagai salah satu cara untuk mendapatkan pengalaman bekerja di bidang GIS secara langsung.
Memasuki bulan Juni, saya sudah mulai penuh debar menunggu kabar mengenai hasil pendaftaran. Rasanya cukup lama menunggu, sampai akhirnya sekitar satu minggu sebelum bulan Juli saya mendapatkan kabar bahwa saya diterima untuk bergabung di MAPID. Begitu membaca kabar tersebut, tentu saja saya merasa sangat senang sekaligus sedikit gugup. Ada rasa tidak sabar untuk segera memulai, tetapi di sisi lain juga muncul pertanyaan mengenai seperti apa dunia kerja yang sebenarnya dan apakah kemampuan yang selama ini saya dapatkan di kampus akan cukup untuk menghadapi tugas-tugas yang diberikan.

Dok. Penulis
Akhirnya, perjalanan tersebut benar-benar dimulai pada bulan Juli. Kemampuan GIS yang selama ini saya dapatkan dari perkuliahan mulai diuji melalui berbagai tugas nyata. Saya mengerjakan berbagai pekerjaan, mulai dari digitasi perumahan, data cleansing, pengolahan data spasial, hingga beberapa tugas lain yang membuat saya harus lebih teliti dalam bekerja. Sebagian besar pekerjaan tersebut sebenarnya tidak terlalu asing bagi saya karena sebelumnya sudah pernah dipelajari di kampus. Namun, mengerjakannya dalam konteks pekerjaan memberikan pengalaman yang berbeda, terutama karena data yang digunakan memiliki kebutuhan dan tujuan yang lebih nyata.
Selama menjalani magang, saya juga mulai memahami bahwa kemampuan GIS tidak hanya tentang bisa menggunakan software atau menyelesaikan suatu proses teknis. Ada banyak hal lain yang ikut berkembang, seperti ketelitian, manajemen waktu, komunikasi, serta kemampuan untuk memahami kebutuhan suatu project. Hal-hal kecil yang mungkin sebelumnya saya anggap sederhana ternyata dapat menjadi penting ketika diterapkan dalam pekerjaan. Dari sini saya mulai belajar bahwa apa yang dipelajari di kampus merupakan dasar yang sangat berguna, tetapi pengalaman langsung di dunia kerja membantu saya memahami bagaimana pengetahuan tersebut benar-benar digunakan.
Dok. Penulis
Hingga saat ini, perjalanan saya di MAPID masih terus berjalan dan direncanakan berlangsung sampai bulan Desember. Saya merasa beruntung karena selama menjalani proses ini saya tidak hanya mendapatkan pengalaman dari berbagai tugas yang dikerjakan, tetapi juga bertemu dengan tim data yang baik dan teman-teman yang menyenangkan untuk diajak bekerja bersama. Lingkungan tersebut membuat perjalanan magang terasa lebih ringan dan memberikan banyak kesempatan untuk belajar dari orang-orang di sekitar saya. Setiap tugas yang datang juga menjadi bagian dari proses untuk mengenal kemampuan diri sendiri dan memahami bidang yang ingin saya kembangkan ke depannya.

Dok. Penulis
Perjalanan ini tentunya belum selesai. Masih ada banyak hal yang ingin saya pelajari, pengalaman yang ingin saya dapatkan, serta cerita yang mungkin akan muncul sampai bulan Desember nanti. Jika melihat kembali dari proses pendaftaran di bulan Mei hingga akhirnya bisa berada di sini, saya merasa perjalanan ini sudah memberikan banyak hal yang sebelumnya tidak saya bayangkan. And here's to more stories, more lessons, and more journeys until December!
