Bandung, 23 Mei 2025 — Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Penyegaran Guru Sejarah dengan tema "Penerapan Deep Learning dan Project-Based Learning dalam Kurikulum Merdeka untuk Guru Sejarah di Kota dan Kabupaten Bogor". Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang didanai oleh Hibah Kompetitif LPPM UPI, dan dilaksanakan dalam dua mode: luring dan daring.
Pelatihan luring dilaksanakan pada Rabu, 14 Mei 2025, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Kota Bogor. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kota Bogor, serta dukungan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah I dan II. Sebanyak 40 guru sejarah dari Kota dan Kabupaten Bogor hadir sebagai peserta. Materi pelatihan disampaikan oleh Labibatussolihah, M.Pd. (Ketua Tim PkM sekaligus Dosen Pendidikan Sejarah UPI) dan Widdy Nuril Ahyar, S.Pd., M.Hum. (MGMP Sejarah Kota Bogor), dengan fokus pada pembaruan konsep deep learning dan strategi penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam Kurikulum Merdeka untuk pembelajaran sejarah yang kontekstual dan berdaya transformasi.
Sesi daring dilaksanakan dalam bentuk webinar selama dua hari, Kamis dan Jumat, 22–23 Mei 2025. Pada hari pertama, webinar menghadirkan narasumber terkemuka:
Prof. Dr. Nana Supriatna, M.Ed., Guru Besar Pendidikan IPS UPI,
Dr. Tarunasena, M.Pd., Ketua Prodi Pendidikan Sejarah UPI, dan
Syarah Nurul Fazri, M.A., Dosen Pendidikan Sejarah UPI.

Sementara pada hari kedua, diskusi dilanjutkan dengan paparan dari:
Prof. Dr. Erlina Wiyanarti, M.Pd., Guru Besar Pendidikan Sejarah UPI, dan
Dr. Yeni Kurniawati S., M.Pd., Dosen Pendidikan Sejarah UPI.
Kegiatan daring ini mendapat antusiasme tinggi dari para guru. Tercatat lebih dari 90 peserta hadir di setiap sesi webinar, dengan partisipasi tidak hanya dari Bogor Raya, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah dan Kalimantan Barat.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FPIPS UPI, Dr. Bagja Waluya, M.Pd., mewakili Dekan FPIPS, serta sambutan hangat dari perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Barat.
Semua kegiatan diselenggarakan tanpa pungutan biaya, dan peserta yang memenuhi syarat, termasuk mengumpulkan tugas, akan menerima sertifikat pelatihan setara 32 Jam Pelajaran (JP). Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam peningkatan kualitas guru sejarah, serta wujud nyata kontribusi UPI dalam mendukung transformasi pendidikan nasional menuju pembelajaran abad ke-21.
