Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Mahasiswa Pendidikan Geografi UPI Gelar Pameran Alat Peraga dengan Tema “Watch and Learn” (SDGs 4)

Bandung, 13 Agustus 2025 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi angkatan 2023 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Pameran Alat Peraga Geografi pada Rabu, 13 Agustus 2025. Kegiatan berlangsung di Lobby Timur Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) UPI sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB dengan mengusung tema “Watch and Learn”.

Pameran ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran dari mata kuliah Pengembangan Alat Peraga Geografi yang dilaksanakan selama semester pendek. Mata kuliah tersebut dibimbing oleh tiga dosen pengampu, yaitu Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si., Riko Arrasyid, S.Pd., M.Pd., dan Igna Juli Triana, S.Pd., M.Pd.. Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan teori yang dipelajari ke dalam bentuk karya nyata berupa alat peraga, sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran inovatif.

Dalam kegiatan pameran, mahasiswa menampilkan berbagai alat peraga yang dirancang dengan ide kreatif, pendekatan ilmiah, dan muatan edukatif. Beberapa karya unggulan yang menarik perhatian pengunjung antara lain “Geosafe City”, sebuah media pembelajaran yang mengangkat tema keselamatan dan ketahanan perkotaan dalam menghadapi risiko bencana; “Jung-Zonation”, yang menjelaskan konsep zonasi hutan tropis secara interaktif; serta “Bionauta”, yang mengajak pengunjung memahami dinamika kehidupan bawah laut dan urgensi pelestarian ekosistem laut.

Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pertama, kegiatan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, karena pameran menjadi sarana untuk mengembangkan metode pembelajaran kreatif dan inklusif yang mampu meningkatkan literasi geografi di kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas. Selain itu, topik/tema alat peraga yang dibuat oleh mahasiswa juga berkaitan dengan pencapaian SDGs, misalnya “Geosafe City” selaras dengan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, yang menekankan pentingnya tata kelola perkotaan yang aman, berketahanan, dan berkelanjutan. Kemudian, “Bionauta” berhubungan erat dengan SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 14: Ekosistem Laut, yang mengingatkan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut sebagai bagian dari mitigasi dampak perubahan iklim.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berlatih mengembangkan media pembelajaran yang inovatif, tetapi juga mengasah keterampilan komunikasi ilmiah, kolaborasi, serta kepekaan sosial terhadap isu-isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Pameran ini sekaligus menjadi ruang interaksi akademik antara mahasiswa, dosen, dan pengunjung, sehingga memperkuat peran pendidikan geografi sebagai wahana strategis dalam membentuk generasi muda yang kritis, peduli, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Dengan mengangkat tema “Watch and Learn”, pameran ini menegaskan pentingnya proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mengedepankan praktik dan pengalaman langsung. Hal ini sejalan dengan visi UPI sebagai universitas pelopor dan unggul dalam pendidikan, yang berkomitmen mencetak tenaga pendidik dan ilmuwan yang berdaya saing global serta berkontribusi pada pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia maupun dunia.