YOGYAKARTA - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) menerima kunjungan Resmi dari Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk menjajaki kemungkinan kerjasama strategis di bidang pendidikan tinggi hukum, Kamis (13/11/2025).
Delegasi UPI yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Dwi Iman Muthaqin, S.H., M.H., didampingi Kanigara Hawari, S.H., M.H., C.L.A., dan Nugroho Wisnu Mukti, S.Pd., serta mahasiswa Prodi Ilmu Hukum diterima secara resmi oleh perwakilan FH UGM di kampus Bulaksumur.
Pihak tuan rumah diwakili oleh Ketua Program Studi S1 Ilmu Hukum FH UGM, Dr. Wahyu Yun Santoso, S.H., M.Hum., LL.M., bersama Andika Putra, S.H., LL.M., yang menjabat sebagai Dosen dan Sekretaris Unit Kerjasama FH UGM, serta Diantika, S.H., LL.M.
Pertemuan ini berlangsung dalam format diskusi terbuka yang membahas dua agenda utama: penjajakan Perjanjian Kerjasama (PKS) dan sharing session mengenai pengembangan Program Studi Ilmu Hukum UPI.
"Fakultas Hukum UGM telah berdiri selama 77 tahun dan memiliki pengalaman panjang dalam pendidikan hukum di Indonesia. Sementara Program Studi Ilmu Hukum UPI yang masih berusia 1,5 tahun sangat membutuhkan masukan dan arahan untuk penguatan menuju cita-cita menjadi fakultas hukum yang mandiri," ungkap salah satu perwakilan delegasi UPI.
Diskusi yang berlangsung hangat ini membahas berbagai aspek kerjasama potensial, mulai dari pertukaran dosen, program penelitian bersama, hingga pengembangan kurikulum yang adaptif dengan perkembangan hukum kontemporer.

FH UGM, sebagai salah satu fakultas hukum tertua dan paling bergengsi di Indonesia, dipandang sebagai mitra strategis yang tepat bagi pengembangan Program Studi Ilmu Hukum UPI yang masih dalam tahap konsolidasi.
Perbedaan usia institusi yang cukup signifikan justru dilihat sebagai keunggulan komparatif, di mana UGM dapat berbagi pengalaman dan best practices, sementara UPI dapat memberikan perspektif fresh dan inovasi dalam pendekatan pendidikan hukum modern.
Kunjungan ini juga menandai komitmen serius UPI dalam mengembangkan Program Studi Ilmu Hukum mereka menuju level fakultas. Dengan belajar dari pengalaman UGM yang telah melewati berbagai fase perkembangan selama hampir delapan dekade, UPI berharap dapat mempercepat proses konsolidasi dan peningkatan kualitas program studinya.
Rencana kerjasama ini diharapkan dapat memberikan manfaat mutual bagi kedua institusi, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan hukum di Indonesia secara keseluruhan.
Pertemuan ini merupakan langkah awal yang positif dalam membangun hubungan kerjasama jangka panjang antara dua institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, yang diharapkan akan segera diwujudkan dalam bentuk PKS resmi di masa mendatang.
