
Himpunan Mahasiswa Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (HMP SPIG), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) di Kampung Cieyeup, Desa Cibitung, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, pada 6–8 Agustus 2026. Kegiatan ini mengusung tema Membangun Masyarakat Desa dengan Pemetaan Partisipatif dan Edukasi yang Berdampak.
Kegiatan P2M ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa HMP SPIG dalam mengimplementasikan keilmuan survei, pemetaan, dan informasi geografis di tengah masyarakat. Berangkat dari bidang keilmuan tersebut, kegiatan utama P2M diarahkan pada edukasi pemetaan partisipatif, yaitu upaya mengenalkan pemetaan kepada masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengenali dan memahami wilayah tempat mereka tinggal.

Melalui edukasi pemetaan partisipatif, mahasiswa HMP SPIG berupaya memperkenalkan pentingnya informasi spasial dalam kehidupan masyarakat. Pemetaan tidak hanya dipandang sebagai kegiatan teknis yang dilakukan oleh seorang ahli, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenali potensi, kondisi, dan lingkungan di wilayahnya secara lebih baik.
Salah satu bentuk implementasi dari kegiatan tersebut adalah pemasangan plang peta di Kampung Cieyeup. Keberadaan plang peta diharapkan dapat menjadi media informasi bagi masyarakat dalam mengenali lingkungan dan wilayah tempat tinggalnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu survei dan pemetaan yang dimiliki mahasiswa SPIG agar dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.

Selain edukasi pemetaan partisipatif, rangkaian P2M juga diisi dengan kegiatan Mari Belajar Geografi yang dilaksanakan oleh Divisi Pendidikan di SDN Cibitung. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan dan mengenalkan geografi kepada siswa dengan cara yang lebih interaktif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, mahasiswa turut mendorong tumbuhnya ketertarikan siswa terhadap lingkungan dan ruang di sekitar mereka.

Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari rangkaian P2M melalui kegiatan penanaman pohon. Mahasiswa bersama masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di Kampung Cieyeup. Penanaman pohon diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan desa.

Sementara itu, untuk membangun kedekatan dengan anak-anak di Kampung Cieyeup, HMP SPIG turut melaksanakan kegiatan main bareng serta Cap Tangan Harapan. Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi antara mahasiswa dan anak-anak melalui aktivitas yang menyenangkan sekaligus bermakna. Cap Tangan Harapan menjadi simbol dari harapan dan cita-cita yang ingin dibangun bersama bagi masyarakat dan generasi muda di Kampung Cieyeup.

Rangkaian kegiatan P2M tersebut mencerminkan upaya HMP SPIG untuk menghadirkan pengabdian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan bidang keilmuan mahasiswa. Edukasi pemetaan partisipatif menjadi bagian utama dalam membangun pemahaman masyarakat mengenai wilayahnya, sementara kegiatan pendidikan dan lingkungan menjadi bentuk kontribusi lain yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pelaksanaan P2M selama tiga hari ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa HMP SPIG. Mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat, membangun komunikasi, serta berkolaborasi secara langsung dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan di lingkungan desa.
Melalui P2M di Kampung Cieyeup, HMP SPIG FPIPS UPI berharap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Semangat Membangun Masyarakat Desa dengan Pemetaan Partisipatif dan Edukasi yang Berdampak menjadi landasan bagi mahasiswa untuk terus menghadirkan kontribusi melalui keilmuan survei, pemetaan, dan informasi geografis sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen HMP SPIG FPIPS UPI untuk menjadikan ilmu yang dipelajari mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan di sekitarnya.