Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Kolaborasi UI–UPI Raih Pendanaan Inovasi, Kembangkan AMIGO Menuju Hilirisasi dan Komersialisasi

Depok, Agustus 2026 – Tim peneliti kolaborasi Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil memperoleh pendanaan dalam Program Pendanaan Inovasi Universitas Indonesia pada skema Riset Sosial. Pendanaan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong hilirisasi hasil penelitian melalui pengembangan inovasi yang siap diimplementasikan secara luas dan memiliki potensi komersialisasi.

Tim penelitian diketuai oleh Dr. Ida Ruwaida, M.Si. dari Universitas Indonesia dengan anggota Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si. dan Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Sosiologi FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia. Tim juga melibatkan Nindita Fajriya Utami, M.Pd., mahasiswa Program Doktor Sosiologi Universitas Indonesia, serta menggandeng PT Sebangku Jaya Abadi sebagai mitra industri untuk mendukung proses hilirisasi dan pengembangan bisnis inovasi.

Proposal yang diajukan mengusung pengembangan AMIGO, sebuah media pembelajaran berbasis permainan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan resolusi konflik. Inovasi ini merupakan hasil riset yang telah dikembangkan selama beberapa tahun dan kini memasuki fase hilirisasi dengan target Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) 6–7. Pada tahap tersebut, produk diarahkan untuk diuji coba secara lebih luas pada pengguna nyata, disempurnakan berdasarkan hasil implementasi, serta dipersiapkan menuju proses komersialisasi.

Selain pengembangan produk, kolaborasi UI dan UPI juga berfokus pada penyusunan instrumen pengukuran yang valid dan reliabel untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan AMIGO dalam meningkatkan keterampilan resolusi konflik. Penguatan aspek evaluasi ini diharapkan menjadi fondasi ilmiah yang memperkuat kualitas inovasi sekaligus meningkatkan daya saingnya untuk diimplementasikan di berbagai satuan pendidikan.

Keterlibatan PT Sebangku Jaya Abadi sebagai mitra menjadi bagian penting dalam proses hilirisasi. Melalui kolaborasi dengan dunia industri, pengembangan AMIGO diharapkan tidak hanya berhenti sebagai luaran penelitian, tetapi mampu berkembang menjadi produk edukasi yang memiliki nilai ekonomi, siap dipasarkan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan.

Dengan target capaian TKT 6–7, pengembangan AMIGO diarahkan untuk menghasilkan inovasi yang telah melalui pengujian pada lingkungan operasional yang relevan, memiliki perlindungan kekayaan intelektual berupa paten, serta membuka peluang pengembangan model bisnis yang berkelanjutan. Pendekatan ini sejalan dengan upaya mendorong transformasi hasil penelitian perguruan tinggi menjadi produk inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Keberhasilan memperoleh pendanaan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara Universitas Indonesia dan Universitas Pendidikan Indonesia dalam pengembangan inovasi sosial berbasis riset. Bagi Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI, keterlibatan dalam program ini menjadi wujud komitmen untuk terus menghasilkan penelitian yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu melahirkan solusi inovatif yang siap diterapkan dan memberikan nilai tambah bagi dunia pendidikan maupun masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *