BANDUNG, FPIPS UPI, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademis internasional. Bekerja sama dengan Faculty of Communication and Media Studies Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Prodi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan dua agenda ilmiah berskala internasional sekaligus pada Kamis (23/7/2026), yakni Guest Lecture dan International Communication Symposium.
Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan sambutan hangat (welcoming remark) dari Dekan FPIPS UPI, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM. Acara ini disambut antusias oleh sivitas akademika dengan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri atas dosen, peneliti, dan mahasiswa dari kedua negara.
Rangkaian acara diawali dengan Guest Lecture bertajuk Ethical Artificial Intelligence (AI) in The Academic Realm yang bertempat di Ruang V.30 Lantai 5 Gedung FPIPS UPI. Kuliah umum ini menghadirkan Dekan Faculty of Communication and Media Studies UiTM Prof. Dr. Abd Rasid bin Abd Rahman bersama Prof. Dr. Cecep Darmawan sebagai narasumber utama, dengan dipandu oleh Dr. Heni Nuraeni Zaenudin, M.I.Kom. selaku moderator. Diskusi mendalam tersebut menyoroti tantangan integritas akademis serta pentingnya penetapan batasan etis dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di lingkungan perguruan tinggi.
Melanjutkan agenda ilmiah tersebut, diselenggarakan International Communication Symposium bertema Navigating Higher Education Within The Media Disruption Era. Diselenggarakan secara hybrid dari Ruang 3.09 FPIPS UPI dan saluran Zoom Meeting, simposium ini menghadirkan empat panelis pakar, yaitu Dr. Bagja Waluya, M.Pd. dan Vidi Sukmayadi, Ph.D. mewakili UPI, serta Prof. Madya Dr. Tengku Elena binti Tengku Mahamad dan Dr. Wan Norbani Wan Noordin dari UiTM. Dipandu oleh Bagus Aditya Susanto, M.I.Kom. selaku moderator, para narasumber memaparkan perspektif strategis terkait pengembangan pendidikan tinggi ke depan dan adaptasi pendidikan tinggi dalam merespons arus disrupsi media global.
Setelah seluruh rangkaian diskusi usai, acara dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UPI dan UiTM terkait pelaksanaan International Seminar on Tourism (ISOT) 2026 yang akan diselenggarakan oleh FPIPS UPI. Melalui penandatanganan kerja sama ini, UiTM secara resmi bergabung menjadi co-host dalam perhelatan konferensi internasional tersebut yang dijadwalkan akan berlangsung pada 10 November mendatang.
Penyelenggaraan kegiatan internasional ini tentunya menjadi langkah nyata FPIPS UPI dalam mendorong percepatan internasionalisasi program studi serta memperkuat sinergi riset dan pengajaran lintas negara bersama UiTM Malaysia.