Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
SPIG Mengabdi 2026: Kolaborasi Mahasiswa dan Praktisi Kesehatan dalam Kegiatan Sosial dan Lingkungan Berbasis Humanis (SDGs 3 Good Health and Well-being dan Partnerships for the Goals) 

Oleh Tim Publikasi SPIG 2026

Bandung, 2026 – Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (SPIG) kembali melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) di Kampung Malingping, Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Rangkaian kegiatan berlangsung selama 3 hari yang dilaksanakan pada 12–13 Januari 2026, kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa SPIG dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu survei, pemetaan, dan informasi geografis.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa SPIG berperan sebagai volunteer yang menerapkan kemampuan akademik sekaligus mengembangkan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan kepekaan sosial. Kegiatan ini fokus pada pemberdayaan sosial masyarakat, mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dan sejalan dengan tema P2M itu sendiri “Sinergi Ilmu dan Aksi Menuju Kampung Malimping yang Berdaya, Berbudaya, dan Berkelanjutan”.

Sumber : Dokumentasi Kegiatan

Sehat Bersama: Edukasi Stunting dan Pemeriksaan Kesehatan di Masyarakat

Kegiatan Sehat Bersama: Edukasi Stunting dan Pemeriksaan Kesehatan di Masyarakat dilaksanakan pada tanggal (12/1/2026) pukul 09.00 WIB bersamaan dengan Posyandu rutin di Kampung Malimping, sehingga mahasiswa dapat langsung terlibat dalam pelayanan kesehatan warga dan mendampingi kegiatan rutin masyarakat. Kegiatan diawali dengan sosialisasi interaktif mengenai stunting, memberikan edukasi tentang gizi seimbang, pencegahan stunting, dan peran keluarga dalam pertumbuhan anak, dengan pendekatan yang mudah dipahami dan mendorong partisipasi aktif. Selanjutnya, mahasiswa berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Rawabogo untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, meliputi tinggi badan, berat badan, gula darah, dan tekanan darah, yang kemudian diikuti dengan pemberian obat atau penanganan sesuai hasil pemeriksaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan kesehatan dan edukasi, tetapi juga merasa dilibatkan dan termotivasi untuk menjaga kesehatan keluarga secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Sumber : Dokumentasi Kegiatan

Sapiring Sauyunan: Makan Bersama untuk Mempererat Keakraban Warga dan Mahasiswa

Sapiring Sauyunan yang dilaksanakan pada tanggal (13/1/26) pukul 13.00 WIB menjadi momen kebersamaan yang unik, di mana warga membawa makanan dari rumah masing-masing untuk dinikmati bersama mahasiswa. Panitia menyiapkan tempat duduk, alat makan, dan koordinasi agar kegiatan berjalan tertib dan nyaman, sekaligus mendukung suasana kekeluargaan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengamati, belajar, dan terlibat langsung dalam dinamika masyarakat Kampung Malimping, sambil mempererat hubungan sosial dengan warga. Selain menikmati makanan bersama, mahasiswa berinteraksi dengan keluarga dan anak-anak, berdiskusi tentang kegiatan sehari-hari, serta memahami lebih dekat budaya dan kebiasaan lokal. Dengan cara ini, kegiatan tidak hanya mempererat keakraban antara mahasiswa dan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan rasa kekeluargaan, mendorong partisipasi aktif warga, dan memberikan pengalaman belajar sosial yang nyata bagi mahasiswa.

Sumber : Dokumentasi Kegiatan

Cap Tangan Harapan: Pendekatan Partisipatif Anak dalam Kegiatan P2M Kampung Malimping

Kegiatan Cap Tangan Harapan dilaksanakan pada tanggal (13/1/26) pada pukul 11.00 WIB sebagai bagian dari rangkaian simbolik pada saat pembukaan dan penutupan kegiatan P2M. Cap tangan berwarna yang dibubuhkan pada banner menjadi representasi komitmen kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan kegiatan pengabdian. Aktivitas ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dimaknai sebagai simbol keterikatan emosional, solidaritas, dan semangat kolaborasi. Melalui kegiatan ini, tumbuh rasa memiliki dan keterlibatan aktif baik dari mahasiswa maupun masyarakat terhadap seluruh rangkaian P2M yang dilaksanakan. Cap tangan menjadi penanda visual atas partisipasi bersama, sekaligus pengingat akan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam mewujudkan kampung yang berdaya, berbudaya, dan berkelanjutan.

Sumber : Dokumentasi Kegiatan

Seni dan Kebersamaan di Malam Puncak

Seni dan Kebersamaan di Malam Puncak yang berlangsung pada (13/1/26) di jam 19.00 WIB, menjadi momen interaktif yang melibatkan mahasiswa, Karang Taruna Kampung Malimping, dan warga. Mahasiswa berkoordinasi dengan Karang Taruna untuk mengajak warga menampilkan berbagai kesenian lokal, termasuk pertunjukan dari sanggar seni setempat, penampilan silat, anak-anak pengajian, serta kegiatan menyanyi bersama ibu-ibu warga. Mahasiswa dari Senada juga menampilkan penampilan mereka, menambah semarak dan keberagaman hiburan. Selain menampilkan seni dan budaya, kegiatan ini juga menjadi momen perpisahan yang hangat, mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, mendorong partisipasi aktif warga, serta menumbuhkan apresiasi terhadap kreativitas dan budaya lokal di Kampung Malimping.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, yaitu Radio MQFM, Majelis Taklim Siti Chodijah, House Diks, Satu Tetes, dan SS Survey, atas dukungan dan kontribusinya yang sangat membantu kelancaran serta keberhasilan kegiatan P2M Kampung Malimping.

Sumber : Dokumentasi Kegiatan
Penulis : Hilmi Ghaniada & Nadia El Hanum


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *