Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
PERUBAHAN SOSIAL POLITIK TERHADAP KEBIJAKAN PENDIDIKAN INDONESIA MASA AWAL REFORMASI 1998-2006

Perubahan sosial politik yang terjadi pasca runtuhnya Orde Baru tahun 1998 telah membawa
dampak signifikan terhadap arah dan kebijakan pendidikan di Indonesia. Jika pada masa Orde
Baru pendidikan lebih bercorak sentralistik, seragam, dan sarat dengan muatan ideologis yang
menekankan indoktrinasi, sedangkan pada era Reformasi pendidikan berkembang ke arah yang
lebih demokratis, desentralistik, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta tantangan
global. Kebijakan pendidikan pada masa Reformasi memperlihatkan adanya transformasi yang
cukup mendasar, terutama melalui pergantian kurikulum, yakni dari Kurikulum 1999 sebagai
transisi, dilanjutkan dengan Kurikulum 2004 (KBK), Kurikulum 2006 (KTSP), hingga
Kurikulum 2013. Setiap kurikulum tersebut mencerminkan semangat zaman dan dinamika
sosial politik yang melingkupinya, mulai dari orientasi pada kompetensi, pemberdayaan
sekolah, hingga pembentukan karakter peserta didik agar mampu menghadapi tuntutan
kehidupan yang kompleks. Dengan demikian, pendidikan di Indonesia pasca Orde Baru tidak
lagi semata-mata berfungsi sebagai instrumen politik negara. Transformasi ini menunjukkan
bahwa pendidikan selalu bergerak mengikuti dinamika sosial politik, serta menjadi bagian
penting dalam upaya mewujudkan bangsa yang demokratis, berdaya saing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *