Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
PRODI SaIG: KEGIATAN AKHIR MAGANG: PENGELOLAAN DAN PENYAJIAN DATA GEOSPASIAL

Penulis : Ginaris Kinesti(SaIG,2209177)

Penyunting: Tio Noviar

Pada fase akhir magang, kegiatan difokuskan pada penyelesaian dan penyempurnaan data spasial yang telah dikerjakan pada bulan-bulan sebelumnya. Data tersebut meliputi berbagai layer tematik yang berkaitan dengan penutupan lahan, jaringan sungai, struktur prasarana, struktur energi, transportasi, serta rekomendasi pemanfaatan tata ruang. Seluruh data diolah menggunakan perangkat lunak Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan mengacu pada standar Klasifikasi Unsur Geografi Indonesia (KUGI) dan ketentuan kualitas data geospasial.

Salah satu kegiatan utama adalah pengelolaan geodatabase terpadu. Pada tahap ini, berbagai shapefile hasil digitasi dan input data digabungkan ke dalam satu sistem geodatabase untuk memudahkan pengelolaan, analisis, dan pemutakhiran data. Proses ini mencakup penataan struktur folder, penamaan layer yang konsisten, serta penyesuaian sistem koordinat agar seluruh data berada dalam satu referensi spasial yang sama.

Kegiatan penting lainnya pada akhir magang adalah pengisian atribut tabel dan penyusunan metadata. Pengisian atribut dilakukan secara teliti berdasarkan dokumen pendukung, seperti dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dan PKKR (Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang) dan rekomendasi teknis pemanfaatan tata ruang. Atribut yang diinput mencakup informasi administratif, teknis, serta keterangan tambahan yang diperlukan untuk analisis.

Dok: Penulis

Penyusunan metadata dilakukan untuk setiap layer data spasial yang telah dihasilkan. Metadata memuat informasi mengenai sumber data, metode pengumpulan, skala, sistem koordinat, tingkat ketelitian, serta tanggal pembuatan dan pemutakhiran data.  Sebagai tahap akhir dari pengolahan data spasial, dilakukan penyusunan dan layouting peta. Peta yang dihasilkan mencakup berbagai tema, seperti peta jaringan sungai, peta struktur prasarana, dan peta rekomendasi pemanfaatan ruang. Proses layouting meliputi penataan elemen peta, antara lain judul peta, legenda, skala, arah utara, sumber peta, serta informasi pembuat peta.

Dok: Penulis

Selain itu, dilakukan pula proses revisi peta berdasarkan masukan dari pembimbing dan teknis. Revisi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas visual dan substansi peta agar sesuai dengan standar kartografi instansi. Dengan demikian, peta yang dihasilkan tidak hanya informatif, tetapi juga layak digunakan sebagai bahan pendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *