Cibuni, Desa Sukaresmi, 8 April 2026 - Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) tahun 2026 sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini akan melibatkan mahasiswa aktif PPKn, dosen, serta masyarakat sebagai mitra strategis dalam upaya pembangunan sosial yang berkelanjutan. Kegiatan P2M 2026 dilaksanakan pada 6–8 April 2026 di Cibuni Desa Sukaresmi.
P2M 2026 bertujuan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kewarganegaraan yang telah diperoleh selama proses perkuliahan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dirancang untuk menumbuhkan kesadaran sosial, kepedulian, serta tanggung jawab mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, P2M 2026 menghadirkan berberapa program unggulan, di antaranya Kegiatan Rasa Warga (Ruang Sehat bersama Warga), Tabligh Akbar, Lomba Cerdas Cermat Kewarganegaraan, Digital Village Movement, U-Combo (Competition of Board), SETAPACH (Sehat melalui Tanaman Obat Bersama Mapach), serta Malam Kreasi Seni. Ragam kegiatan ini dirancang untuk menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, teknologi, hingga penguatan nilai sosial dan budaya masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan berperan sebagai pelaksana utama yang secara langsung terjun ke lapangan. Mereka akan didampingi oleh dosen pembimbing yang bertugas mengawasi serta memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Sementara itu, masyarakat Desa Sukaresmi tidak hanya menjadi sasaran program, tetapi juga dilibatkan secara aktif sebagai mitra dalam setiap tahap kegiatan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cibuni, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, serta kepemimpinan.
Lebih jauh, P2M 2026 diharapkan mampu menciptakan hubungan yang harmonis antara perguruan tinggi dan masyarakat, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dengan pelaksanaan yang terencana dan kolaboratif, P2M 2026 menjadi salah satu wujud nyata kontribusi dunia pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.
