Penulis: Muhamad Aziz Saputra (SaIG, 2407125)
Penyunting: Reva Laelatul Zahra (2409434)

Selasa, 1 Juli 2025 – Telah sukses dilaksanakan kegiatan webinar Remote Sensing Insight dengan tema “Penggunaan Teknologi Penginderaan Jauh untuk Pemetaan dan Monitoring Mangrove”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Sains Informasi Geografi, Universitas Pendidikan Indonesia.
Dengan tujuan memperluas wawasan mahasiswa Sains Informasi Geografi dalam bidang penggunaan teknologi penginderaan jauh, kegiatan ini menghadirkan dua pembicara, yaitu Ibu Siti Zahrotunisa, S.Si., M.Sc. dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Bapak Muhamad Faqih Hidayatullah, S.Si., M.Sc. dari Politeknik Negeri Cilacap, yang membagikan ilmu dan pengalaman mereka pada webinar kali ini. Webinar ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan dipandu oleh MC, Irene Triananda, serta moderator, Salwa Alifia. Keduanya merupakan mahasiswa aktif Sains Informasi Geografi angkatan 2024.
Rangkaian kegiatan webinar diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Setelah itu, peserta mendengarkan sambutan dari Ketua Pelaksana, yaitu Muhamad Aziz Saputra, serta sambutan dari Bapak Haikal Muhammad Ihsan, S.Pd., M.Sc. selaku Dosen Kemahasiswaan Sains Informasi Geografi.

Memasuki acara inti dalam kegiatan webinar ini, yaitu sesi pematerian yang diawali oleh Ibu Siti Zahrotunisa, S.Si., M.Sc. selama kurang lebih 20 menit. Beliau menyampaikan materi pengantar mengenai analisis indeks vegetasi dalam Penginderaan Jauh.
Sesi selanjutnya dilanjutkan oleh Bapak Muhamad Faqih Hidayatullah, S.Si., M.Sc., yang membawakan materi lanjutan dengan pembahasan yang lebih mendalam dan spesifik terkait pemantauan mangrove. Materi yang disampaikan mencakup tahapan mulai dari pengambilan data lapangan hingga pemrosesan data, seperti pemetaan spesies, perhitungan indeks vegetasi, perhitungan biomassa lapangan, analisis regresi, uji akurasi, serta perbandingan studi kasus dengan menggunakan citra satelit dan drone.

Setelah sesi pematerian selesai dengan lancar dan para peserta menyimak dengan baik, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Antusiasme peserta terlihat dari adanya pertanyaan yang diajukan, salah satunya mengenai teknis pengolahan data yang akan diterapkan dalam penelitian peserta tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan berhasil terserap dengan baik oleh para peserta.
Tentunya, saya berharap melalui kegiatan webinar ini, mahasiswa dapat semakin termotivasi untuk berkontribusi positif dalam perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang Penginderaan Jauh. Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi serta pemberian sertifikat kepada para pemateri secara simbolis.
