BANDUNG, JAWA BARAT – Sebanyak 96 mahasiswa dari program studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan kunjungan ke Peaceful Land, sebuah fasilitas yang merawat 20 anak-anak dengan gangguan mental. Kunjungan yang dilaksanakan pada hari Jum'at, 19 September dan Minggu, 28 September 2025 ini bertujuan untuk melakukan observasi, penjajakan, dan perencanaan aktivitas rekreasi terapeutik yang dirancang khusus untuk mendukung kesejahteraan anak-anak di sana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum MRL UPI khususnya Mata Kuliah Proyek yang tidak hanya berfokus pada aspek bisnis pariwisata, tetapi juga pada pemanfaatan rekreasi sebagai sarana terapi dan inklusivitas sosial. Para mahasiswa diberi tugas untuk mengamati lingkungan dan berinteraksi dengan anak-anak guna merancang program leisure yang dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial, emosional, dan motorik mereka.
"Kami ingin mahasiswa kami memahami bahwa rekreasi memiliki kekuatan untuk menyembuhkan," ujar Rosita, S.S., M.A., salah seorang dosen pendamping dari MRL UPI. "Kunjungan ini adalah langkah awal bagi mereka untuk belajar merancang pengalaman rekreasi yang bermakna dan berdampak positif, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak di Peaceful Land."
Selain Rosita, Mata Kuliah Proyek ini didampingi oleh dosen lain diantaranya Sri Marhanah, S.S., M.M., Armandha Redo Pratama, M.Sc., dan Hyldan Natawiguna, S.T.P., M.Sc.
Observasi dan Perancangan Rekreasi Terapeutik
Selama kunjungan, para mahasiswa yang dibagi menjadi beberapa kelompok, melakukan observasi mendalam terhadap fasilitas yang ada serta kebutuhan spesifik dari anak-anak. Mereka berinteraksi secara langsung dengan anak-anak melalui permainan-permainan ringan untuk membangun kedekatan dan memahami minat serta kemampuan masing-masing anak.

Berdasarkan hasil observasi awal, para mahasiswa akan mulai merancang berbagai aktivitas rekreasi terapeutik. Beberapa ide yang muncul antara lain adalah:
- Terapi Seni dan Kerajinan Tangan: Kegiatan melukis, menggambar, dan membuat kerajinan tangan untuk membantu anak-anak mengekspresikan emosi mereka secara kreatif.
- Permainan Outdoor Terstruktur: Aktivitas di luar ruangan seperti berkebun atau permainan kelompok yang dimodifikasi untuk melatih kerja sama dan kemampuan motorik.
- Terapi Musik dan Gerak: Sesi musik dan tarian sederhana untuk meredakan stres dan meningkatkan suasana hati.
Kontribusi Nyata Terhadap SDGs 3 dan 10
Inisiatif yang dilakukan oleh Program Studi MRL UPI ini merupakan langkah konkret dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Secara spesifik, program ini menyasar dua tujuan utama. Pertama, kegiatan ini berkontribusi pada SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Dengan merancang aktivitas rekreasi yang terstruktur dan menyenangkan, para mahasiswa berupaya meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikososial anak-anak di Peaceful Land, yang merupakan salah satu target penting dalam agenda kesehatan global.

Kedua, program ini secara langsung mendorong SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan. Anak-anak dengan gangguan mental sering kali menghadapi stigma dan eksklusi sosial. Melalui interaksi dan kegiatan yang inklusif, mahasiswa MRL UPI membantu mengurangi kesenjangan tersebut dengan memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak ini untuk bermain, belajar, dan bersosialisasi. Langkah ini menjadi wujud nyata penciptaan lingkungan yang lebih adil dan peduli bagi kelompok rentan.
Harapan dan Manfaat Jangka Panjang
Disampaikan langsung oleh Iin Achsien atau yang akrab dipanggil Teh Iin selaku Founder Rumah Teduh yang memayungi Peaceful Land, beliau menyambut baik inisiatif dari program studi MRL UPI. Beliau mengungkapkan harapannya agar kerja sama ini dapat berlanjut dan memberikan warna baru bagi keseharian anak-anak asuhnya.
"Anak-anak kami membutuhkan stimulasi positif dan interaksi dengan dunia luar. Program yang akan dirancang oleh para mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi salah satu media terapi yang menyenangkan dan efektif bagi kesembuhan mental mereka," tutur Teh Iin.
Rencananya, proposal kegiatan rekreasi terapeutik ini akan didiskusikan oleh mahasiswa kepada pihak Peaceful Land untuk finalisasi. Program yang telah dikurasi dan difinalisasi akan diimplementasikan dalam beberapa kunjungan berikutnya. Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga membuka jalan bagi terciptanya pariwisata yang lebih inklusif dan berempati.
Ingin tahu lebih banyak tentang Manajemen Resort dan Leisure UPI? Cek Sosial Media Kami!
Instagram | Youtube | Line | TikTok | Website
#PeacefulLand #MRLUPI #SDGs3 #SDGs10 #GoodHealthandWellBeing #ReducedInequalities #VivaTourismus #VivaMRL