Bandung — Jaksa muda dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM Datun) Kejaksaan Agung, Adam Hasan Saputra, tampil sebagai narasumber dalam sesi perkuliahan Etika Profesi pada Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia. Kehadirannya di hadapan mahasiswa disambut antusias, mengingat topik yang dibawakan menyentuh langsung praktik penegakan hukum keperdataan yang jarang dikupas tuntas dalam kelas formal.
Dalam pemaparannya, Adam menjelaskan bagaimana bidang Datun memiliki peran strategis dalam melindungi kepentingan hukum negara, mulai dari penyusunan legal opinion, pendampingan hukum bagi instansi pemerintah, hingga penanganan gugatan perdata yang melibatkan aset maupun keuangan negara. Ia menekankan bahwa profesi Jaksa Pengacara Negara menuntut ketelitian tinggi karena setiap keputusan hukum yang diambil berdampak langsung pada kepentingan publik.

Sesi perkuliahan berlangsung interaktif, dengan mahasiswa aktif melontarkan pertanyaan seputar tantangan praktik hukum perdata di lapangan, termasuk mekanisme mediasi dan penyelesaian sengketa di luar pengadilan. Adam turut berbagi pengalaman pribadinya menangani sejumlah perkara, memberi gambaran nyata tentang dinamika kerja di lingkungan JAM Datun yang tidak melulu berkutat di ruang sidang
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa mengenai jalur karier di bidang hukum perdata pemerintahan, sekaligus mempererat kolaborasi antara Kejaksaan Agung dan dunia akademik dalam mencetak calon-calon praktisi hukum yang kompeten dan berintegritas.
