Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Tim PPM UPI Perkuat Literasi Kebencanaan Warga Cihanjuangrahayu, Kawasan Rawan Sesar Lembang

Bandung Barat — Tim Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung kembali menggelar kegiatan penguatan literasi kebencanaan bagi warga Desa Cihanjuangrahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini digelar Selasa, 30 Juni 2026, dengan sasaran utama meningkatkan pengetahuan sekaligus kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana, terutama yang berkaitan dengan keberadaan Sesar Lembang di wilayah tersebut.

Ketua Tim PPM UPI Bandung, Prof. Dr. Enok Maryani, M.S., menyampaikan bahwa program pengabdian masyarakat ini tidak sekadar memberikan informasi seputar potensi bencana, melainkan juga diarahkan untuk membentuk kemampuan warga agar dapat mengambil langkah yang tepat saat bencana benar-benar terjadi. Ia menekankan bahwa istilah "literasi" yang digunakan dalam program ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pengetahuan, sebab turut mencakup kemampuan warga untuk bersikap dan bertindak menyelamatkan diri ketika situasi darurat berlangsung. Dengan kata lain, pengetahuan yang dimiliki masyarakat perlu berjalan beriringan dengan perilaku nyata di lapangan.

Melalui rangkaian kegiatan PPM tersebut, warga Desa Cihanjuangrahayu tidak hanya dibekali pemahaman mengenai karakteristik dan risiko Sesar Lembang, tetapi juga dilatih keterampilan menghadapi kondisi darurat. Materi yang diberikan meliputi pemahaman jalur evakuasi hingga langkah-langkah konkret untuk menyelamatkan diri dan keluarga apabila sewaktu-waktu bencana terjadi.

Empat orang dosen dari Program Studi Geografi UPI Bandung tampil sebagai narasumber dalam kegiatan ini, memaparkan berbagai materi seputar mitigasi bencana. Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah pemetaan jalur evakuasi beserta sejumlah alternatif titik penyelamatan yang dapat dijangkau warga dalam waktu relatif singkat apabila terjadi gempa bumi maupun jenis bencana lainnya.

Prof. Enok menegaskan bahwa tujuan dari edukasi kebencanaan ini bukan untuk menimbulkan kepanikan atau ketakutan berlebihan di tengah masyarakat, melainkan untuk menumbuhkan budaya siaga bencana. Ia menjelaskan bahwa Desa Cihanjuangrahayu di Kecamatan Parongpong termasuk salah satu kawasan zona merah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi akibat kedekatannya dengan jalur Sesar Lembang.

Menurutnya, dengan pemahaman yang tepat, warga tidak akan bereaksi berlebihan ketika menghadapi situasi berisiko. Sebaliknya, edukasi yang diberikan diharapkan membuat masyarakat mampu mengambil langkah-langkah mitigasi yang dapat menyelamatkan diri dan keluarga mereka sendiri. Hal inilah yang menjadi tujuan utama dari program pengabdian masyarakat yang digagas timnya.

Prof. Enok, selaku koordinator PPM, juga menjelaskan alasan di balik pemilihan narasumber dari kalangan dosen dengan latar belakang keilmuan yang beragam. Menurutnya, keberagaman latar belakang tersebut sengaja dihadirkan agar materi yang disampaikan kepada warga lebih variatif, relevan dengan perkembangan zaman, dan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan terkini. Para dosen yang dilibatkan pun dikenal aktif melakukan berbagai penelitian di bidang geografi.

Tidak hanya dosen, mahasiswa Program Studi Geografi UPI turut dilibatkan dalam kegiatan ini. Pelibatan mahasiswa dimaksudkan agar hasil penelitian serta pengalaman akademik yang mereka miliki dapat langsung diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui program pengabdian masyarakat yang berkesinambungan ini, Tim PPM UPI Bandung berharap tingkat literasi kebencanaan warga Desa Cihanjuangrahayu dapat terus meningkat. Dengan begitu, masyarakat setempat diharapkan semakin mampu mengenali potensi risiko bencana di lingkungannya, memahami langkah-langkah mitigasi yang tepat, serta memiliki kesiapsiagaan yang memadai dalam menghadapi ancaman bencana di kawasan yang berada tidak jauh dari jalur Sesar Lembang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *