Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Tim Peneliti Prodi Pendidikan IPS FPIPS UPI Gelar FGD Penguatan EduHYPE-IPS untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SD

Bandung, 3 Agustus 2026 - Tim peneliti Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari penguatan penelitian bertajuk “Implementasi Differentiated Hypermedia E-Module for Social Studies (EduHYPE-IPS) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar.” Kegiatan berlangsung pada Senin (3/8/2026) di Ruang 309, Lantai 3, Gedung Nu’man Somantri, FPIPS UPI.

FGD tersebut melibatkan guru-guru sekolah dasar dari sejumlah sekolah di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Keterlibatan para guru menjadi bagian penting dalam proses pengembangan penelitian, khususnya untuk memperoleh perspektif praktis mengenai kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar serta pemanfaatan inovasi bahan ajar digital dalam pembelajaran IPS.

Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Sapriya, M.Ed., dengan anggota tim peneliti yang terdiri atas Dr. Dina Siti Logayah, S.Pd., M.Pd., Dr. Mubarok Somantri, M.Pd., Dr. Yuyun Dwi H., M.Pd., Mina Holilah, S.Pd., M.Pd., Kharina Rimawati, S.Pd., Nazwa Fauziah, S.Pd., dan Santika Andriana, S.Ap.

Memperkuat Inovasi Pembelajaran IPS Berbasis Digital

Kegiatan FGD diawali dengan pembukaan serta pemaparan latar belakang dan tujuan penelitian oleh tim peneliti. Pada sesi tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai pengembangan Differentiated Hypermedia E-Module for Social Studies (EduHYPE-IPS) sebagai inovasi bahan ajar digital yang diarahkan untuk mendukung pembelajaran IPS sekaligus meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa sekolah dasar.

EduHYPE-IPS dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi hypermedia yang memungkinkan penyajian materi melalui berbagai bentuk sumber dan informasi digital. Pendekatan differentiated menjadi bagian penting dalam pengembangan inovasi tersebut agar pembelajaran dapat lebih responsif terhadap keberagaman kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Pengembangan inovasi pembelajaran tersebut juga menempatkan guru sebagai bagian penting dalam proses penguatan produk. Melalui FGD, pengalaman dan perspektif guru digunakan untuk melihat kesesuaian inovasi dengan kondisi pembelajaran yang berlangsung di sekolah.

Guru Terlibat dalam Training of Trainers EduHYPE-IPS

Setelah pemaparan penelitian, kegiatan dilanjutkan dengan Training of Trainers (ToT) dan pengenalan teknis penggunaan EduHYPE-IPS. Para peserta diperkenalkan pada konsep, fitur, serta alur penggunaan hypermedia e-module dalam pembelajaran.

Sesi ToT memberikan kesempatan kepada para guru untuk memahami secara langsung bagaimana EduHYPE-IPS dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran. Selain memperoleh penjelasan teknis, peserta juga dapat menyampaikan tanggapan berdasarkan pengalaman mereka dalam mengelola pembelajaran dan menghadapi keberagaman karakteristik siswa di sekolah dasar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Para guru memberikan berbagai masukan, pertanyaan, serta tanggapan terkait penggunaan EduHYPE-IPS. Diskusi berlangsung secara interaktif dan menjadi ruang bagi tim peneliti untuk memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai peluang sekaligus tantangan penerapan inovasi tersebut di sekolah.

Masukan dari para guru selanjutnya menjadi bahan penting dalam proses pengembangan dan penyempurnaan EduHYPE-IPS. Keterlibatan praktisi pendidikan diharapkan dapat memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan tidak hanya memiliki landasan akademik yang kuat, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembelajaran di lapangan.

Mendorong Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa

Penelitian EduHYPE-IPS merupakan salah satu upaya Tim Peneliti Prodi Pendidikan IPS FPIPS UPI dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses belajar yang lebih bermakna.

Pemanfaatan hypermedia dalam bahan ajar tidak hanya diarahkan pada penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran, tetapi juga pada penciptaan pengalaman belajar yang dapat mendorong siswa untuk mengeksplorasi informasi, menghubungkan berbagai sumber, mengembangkan gagasan, dan menghasilkan beragam alternatif dalam proses pembelajaran.

Melalui pendekatan tersebut, EduHYPE-IPS diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan berpikir kreatif siswa sekolah dasar, khususnya dalam pembelajaran IPS.

FGD ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan inovasi pendidikan. Masukan dari para guru menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa hasil penelitian dapat menjawab kebutuhan nyata di lingkungan sekolah.

Tim peneliti berharap proses pengembangan EduHYPE-IPS dapat terus menghasilkan inovasi pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, sekaligus memberikan kontribusi bagi penguatan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *