Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Expose Fotogrametri SPIG Angkatan 2024: Penyajian Hasil Pemetaan Udara Desa Cibodas, Maribaya Lembang

Dibuat oleh Tim Publikasi

Bandung, 12 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Survei dan Pemetaan Informasi Geografis (SPIG) melaksanakan kegiatan Expose Fotogrametri sebagai bentuk penyampaian hasil kegiatan pemetaan berbasis foto udara yang dilakukan di kawasan Desa Cibodas, Maribaya. Kegiatan ini menjadi tahap akhir dari rangkaian praktikum fotogrametri, di mana mahasiswa memaparkan hasil akuisisi data, pengolahan citra, hingga produk pemetaan yang dihasilkan.

Kegiatan expose fotogrametri dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan produk pemetaan berbasis foto udara berupa orthophoto dan Digital Elevation Model (DEM) pada wilayah Desa Cibodas, Kecamatan Lembang. Metode fotogrametri digunakan untuk memperoleh informasi spasial melalui proses pengolahan data foto udara yang memiliki tingkat ketelitian tinggi. Data yang digunakan berasal dari akuisisi foto udara menggunakan wahana udara tanpa awak atau drone, kemudian diproses menggunakan perangkat lunak Agisoft Metashape Professional.

Tahapan pengolahan dimulai dari proses import data foto udara, alignment foto, pembentukan tie point, optimalisasi kamera, pembuatan dense point cloud, pembentukan DEM, hingga pembuatan orthomosaic. Berdasarkan hasil processing report, data yang digunakan terdiri dari 2.001 foto dengan luas cakupan area sebesar 2,44 km². Proses akuisisi dilakukan pada ketinggian terbang 181 meter dengan menghasilkan resolusi spasial Ground Resolution sebesar 4,47 cm/piksel. 

Pada tahap alignment, sebanyak 2.001 foto berhasil terhubung dengan jumlah tie point sebesar 1.153.796 titik. Nilai rata-rata reprojection error yang diperoleh sebesar 0,47 piksel, menunjukkan bahwa proses rekonstruksi posisi kamera dan pencocokan antarfoto berjalan dengan baik. Sistem koordinat yang digunakan adalah WGS 84 / UTM Zone 48S dengan EPSG:32748. 

Pengolahan juga menggunakan Ground Control Point (GCP) dan Check Point sebagai kontrol kualitas hasil pemodelan. Berdasarkan hasil evaluasi, nilai RMSE pada GCP menghasilkan total error sebesar 37,4972 cm, sedangkan pada Check Point menghasilkan total error sebesar 57,1208 cm. Nilai tersebut menunjukkan tingkat ketelitian horizontal dan vertikal dari model yang terbentuk berdasarkan titik kontrol lapangan. 

Hasil akhir pengolahan menghasilkan Digital Elevation Model dengan resolusi 8,95 cm/piksel dan kepadatan titik sebesar 125 points/m². DEM tersebut menggambarkan kondisi elevasi permukaan wilayah Desa Cibodas yang dapat digunakan untuk analisis topografi dan kebutuhan pemetaan lanjutan.  Selain itu, produk utama berupa orthomosaic memiliki ukuran 37.888 × 53.248 piksel dengan resolusi 4,47 cm/piksel, sehingga mampu memberikan detail visual permukaan wilayah secara spasial. 

Melalui kegiatan expose fotogrametri ini, mahasiswa dapat memahami proses akuisisi hingga pengolahan data foto udara menjadi produk pemetaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang seperti pemetaan wilayah, perencanaan tata ruang, analisis penggunaan lahan, serta pemodelan kondisi permukaan bumi. Hasil orthophoto Desa Cibodas memberikan gambaran kondisi aktual wilayah dengan referensi koordinat yang sesuai standar pemetaan sehingga dapat mendukung kegiatan survei dan pemetaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *