Bandung, 22 Mei 2026 — Mahasiswa semester 4 Program Studi Manajemen Industri Katering melaksanakan kegiatan Presentasi Proposal Bisnis Restoran serta Desain Maket sebagai bagian dari penilaian akhir mata kuliah Manajemen Tata Letak dan Operasional Dapur. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada 21 dan 22 Mei 2026, bertempat di Gedung Muhammad Nu’man Somantri, FPIPS UPI.
Sebanyak 16 kelompok dari Kelas A dan Kelas B mengikuti presentasi dengan mengusung tema dan konsep restoran yang beragam. Setiap kelompok menampilkan rancangan bisnis restoran yang tidak hanya berfokus pada ide kuliner, tetapi juga memperhatikan konsep ruang, tata letak dapur, efisiensi operasional, hingga kesesuaian antara desain visual dan maket fisik. Konsep restoran yang diangkat pun bervariasi, mulai dari tema tradisional, continental, oriental, hingga fusion theme.






Dalam kegiatan ini, mahasiswa mempresentasikan proposal bisnis restoran di hadapan dosen penilai sekaligus menunjukkan maket restoran yang telah dirancang. Maket tersebut menjadi representasi visual dari ide bisnis yang dikembangkan, terutama dalam menggambarkan hubungan antara konsep restoran, alur kerja dapur, area pelayanan, serta kenyamanan ruang bagi konsumen.




Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek, yaitu kesesuaian tema, konsep, dan tata letak dapur; kualitas maket fisik dapur; penggunaan bahan 3R pada maket; kesesuaian desain 3D dengan maket fisik; kelengkapan dan kualitas proposal; efisiensi operasional dapur; serta presentasi dan penguasaan materi. Melalui kriteria tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menghasilkan rancangan yang menarik secara visual, tetapi juga memiliki dasar operasional yang realistis dan dapat diterapkan dalam industri restoran.


Dosen pengampu mata kuliah ini adalah Risya Ladiva Bridha, S.Par., MM.Par. dan Ilmiati Tsaniah, S.Par., MM.Par. Keduanya menilai bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan manajemen restoran, perencanaan tata letak, kreativitas desain, serta kemampuan komunikasi bisnis.
Berdasarkan rekapitulasi penilaian, tiga kelompok terbaik dari masing-masing kelas akan menampilkan maketnya dalam kegiatan Exposed Project Angkatan 2024 yang akan dilaksanakan pada 9 Juni 2026. Dari Kelas A, kelompok yang terpilih adalah Nirmala Parahyangan, Sunda Dewata, dan Minang Heritage. Sementara itu, dari Kelas B, kelompok yang terpilih adalah Simpul Rasa, Yumerasa, dan Breather Cafe.
Kegiatan presentasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Manajemen Industri Katering tidak hanya dituntut memahami teori perencanaan bisnis restoran, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam desain konkret, sistem operasional dapur, serta konsep layanan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan dunia usaha kuliner yang menuntut kreativitas, ketepatan perencanaan, dan kemampuan manajerial yang kuat.
