Bandung — Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam (IPAI) Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) menggelar Tasyakuran Milad ke-19 sebagai bentuk refleksi perjalanan akademik, apresiasi terhadap mahasiswa berprestasi, serta pelepasan purna bakti salah satu sosok pengabdi yang telah lama membersamai IPAI, Bapak Endang, S.Ag.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Masjid Al-Furqan UPI pada Selasa, 29 Agustus 2023, menjadi momentum penuh makna. Di tengah suasana syukur dan kebersamaan, civitas akademika IPAI mengenang jejak 19 tahun kiprah prodi yang telah melahirkan ribuan pendidik dan pemikir pendidikan Islam. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa berprestasi dari berbagai bidang turut menerima apresiasi sebagai bentuk dukungan atas semangat belajar dan kontribusi mereka di dalam maupun luar kampus.
Tak kalah penting, acara juga menjadi ruang penghormatan bagi Bapak Endang, S.Ag., yang memasuki masa purna bakti. Sosok yang dikenal bersahaja dan penuh dedikasi ini telah menjadi bagian penting dalam dinamika kelembagaan IPAI. Ucapan terima kasih dan doa keberkahan mengalir dari para dosen, mahasiswa, dan staf yang hadir, menandai betapa besar pengaruh beliau dalam membangun atmosfer akademik yang hangat dan penuh nilai.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi IPAI menyampaikan harapan agar Milad ke-19 ini menjadi titik tolak untuk memperkuat integrasi keilmuan, spiritualitas, dan pengabdian sosial. “IPAI bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang pembentukan karakter dan peradaban. Kita bersyukur atas perjalanan ini, dan kita terus berkomitmen untuk melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ujarnya.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram @ipai_official, suasana acara turut dibagikan kepada publik, memperlihatkan semangat kebersamaan dan penghargaan yang menjadi ciri khas IPAI. Dengan lebih dari seribu pengikut, akun ini menjadi jendela digital yang menghubungkan IPAI dengan masyarakat luas, memperkuat citra prodi sebagai pusat pendidikan Islam yang progresif dan inklusif.
Milad ke-19 bukan sekadar perayaan, tetapi peneguhan nilai. Di tengah tantangan zaman, IPAI UPI terus berikhtiar melahirkan insan akademik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual dan sosial.
