Tanggal Kegiatan: 21 Juli 2026
Penulis: Kelompok 3A
Penyunting: Muhammad Naufal Rifasyah (SaIG, 2500436)
Sebagai mahasiswa Sains Informasi Geografi, SIG, pemetaan, data spasial, dan berbagai teknologi geospasial sudah menjadi bagian dari pembelajaran kami. Selama kuliah, kami tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga melakukan berbagai praktik yang berkaitan dengan bidang tersebut. Namun, pengalaman belajar di kampus tentu berbeda dengan melihat penerapannya secara langsung di tempat kerja. Karena itu, kunjungan ke PT Omni Spasial Strategis (OSSMAP) menjadi kesempatan bagi kami untuk mengetahui lebih jauh seperti apa pekerjaan geospasial di perusahaan.
Kunjungan dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026. Selama berada di OSSMAP, kami mendapat penjelasan mengenai kegiatan perusahaan, pembagian divisi, data yang digunakan, teknologi, sumber daya manusia, sampai beberapa kendala yang mereka hadapi dalam pekerjaan.
PT OSSMAP adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang survei, pemetaan, dan pengolahan informasi geospasial. Dalam menjalankan pekerjaannya, OSSMAP memiliki lima divisi utama, yaitu Teknologi Informasi, SIG, Fotogrametri dan Penginderaan Jauh, Survey, serta Pelatihan. Masing-masing divisi memiliki pekerjaan yang berbeda. Pada bidang SIG terdapat pekerjaan seperti konversi data, basis data, aplikasi, dan modelling. Sementara itu, Fotogrametri dan Penginderaan Jauh menangani data 2D dan 3D, DTM/DSM, LiDAR, ortofoto, 3D City, hingga kartografi. Dalam pengelolaan informasi geospasial, OSSMAP menggunakan Informasi Geospasial Dasar dan Informasi Geospasial Tematik. Data yang digunakan antara lain peta dasar dan data toponimi, serta dilengkapi dengan metadata. Pembaruan data dilakukan sesuai kebutuhan dan ketersediaan data baru. Untuk pekerjaannya, OSSMAP mengikuti standar BIG maupun standar yang dipersyaratkan dalam proyek. Mereka juga menggunakan layanan interoperabilitas seperti WMS dan WFS. Data tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan berbagai proyek dan klien, termasuk klien internasional.
Dari sisi teknologi, OSSMAP sudah memiliki server GIS dan basis data spasial. Mereka juga menggunakan geoportal, WebGIS, dan dashboard monitoring. Pengolahan data fotogrametri, LiDAR, dan drone juga menjadi bagian dari pekerjaan yang dilakukan. Beberapa teknologi dan software yang digunakan antara lain QGIS, GeoServer, PostGIS, Google Earth Engine, GNSS, drone, serta Python untuk pemrograman GIS. Walaupun sudah didukung berbagai teknologi, masih terdapat beberapa kendala dalam pengelolaan datanya. Salah satunya adalah perbedaan format dan struktur data yang dapat menyulitkan proses sinkronisasi. Geoportal yang dimiliki OSSMAP juga masih digunakan secara internal dan belum dibuka untuk akses publik.
Dari sisi sumber daya manusia, OSSMAP memiliki sekitar 45 karyawan tetap yang tersebar di berbagai divisi. Sebagian besar tenaga kerja di bidang geospasial telah memiliki sertifikasi. Selain itu, terdapat empat pilot drone yang sudah memiliki sertifikasi SIDOPI. Kompetensi yang dibutuhkan juga cukup beragam, seperti 3D digitizing atau CID, AutoCAD, ArcGIS, QGIS, fotogrametri, LiDAR, dan drone. Untuk kami sebagai mahasiswa SaIG, bagian kompetensi ini cukup menarik karena beberapa kemampuan tersebut memang sudah kami temui dalam perkuliahan, sementara beberapa lainnya masih bisa dikembangkan lebih jauh. Pemetaan 3D, fotogrametri, LiDAR, dan drone juga disebut sebagai bidang yang memiliki peluang bagi lulusan SaIG seiring dengan kebutuhan industri.
Selain pekerjaan dan teknologi yang digunakan, kami juga mendapat informasi bahwa OSSMAP menerima mahasiswa untuk magang, penelitian, maupun tugas akhir.
Kunjungan ke PT OSSMAP memberi kami kesempatan untuk melihat suasana kerja di bidang yang selama ini kami pelajari di perkuliahan. Dari kunjungan ini, kami jadi punya gambaran yang lebih nyata tentang seperti apa pekerjaan di perusahaan geospasial dan hal-hal yang perlu kami persiapkan sebagai mahasiswa.
Bagi kami, pengalaman ini cukup berkesan karena apa yang selama ini hanya ditemui lewat materi dan praktikum bisa dilihat penerapannya secara langsung. Setidaknya, setelah kunjungan ini kami punya gambaran yang lebih jelas tentang dunia kerja yang akan kami hadapi nantinya.

Dok. Penulis

Dok. Penulis

Dok. Penulis
