Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Yudisium Program Studi SPIG FPIPS UPI: Momentum Akademik Menuju Lulusan Berkualitas dan Siap Berkarya di Tengah Tantangan Dunia Kerja (SDGs Quality Education)

Bandung — Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis (SPIG), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kembali melaksanakan kegiatan yudisium bagi mahasiswa yang akan mengikuti wisuda pada Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan hangat tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa dalam menandai berakhirnya proses pendidikan akademik sekaligus awal perjalanan menuju dunia profesional.

Sebanyak 11 mahasiswa SPIG FPIPS UPI resmi mengikuti yudisium pada periode ini. Acara dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa peserta yudisium yang akan segera menyandang gelar sarjana. Selain menjadi agenda akademik formal, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi atas perjuangan mahasiswa selama menempuh pendidikan di lingkungan SPIG FPIPS UPI.

Kegiatan yudisium dibuka oleh pembawa acara, Ibu Maya Indah Sari, S.Pd., M.Sc, yang memandu jalannya acara dengan penuh hangat dan khidmat. Acara diawali dengan pembacaan basmalah sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih para mahasiswa.

Suasana haru dan penuh kebanggaan terasa sejak awal kegiatan. Para peserta yudisium tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang menjadi salah satu momen bersejarah dalam perjalanan akademik mereka.

Sambutan Kaprodi SPIG

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Program Studi SPIG FPIPS UPI, Ibu Dr. Nanin Trianawati Sugito, M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan proses pendidikan hingga tahap yudisium.

Beliau menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tantangan baru di dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, lulusan SPIG diharapkan mampu menjaga kualitas diri serta terus meningkatkan kompetensi sesuai perkembangan zaman.

Dalam pesannya, Ibu Nanin mengingatkan pentingnya meminimalkan kesalahan ketika memasuki dunia kerja. Menurutnya, dunia profesional membutuhkan individu yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu bekerja secara teliti, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap berbagai situasi.

Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya memperluas jejaring atau networking yang telah dibangun selama masa perkuliahan. Relasi yang terbentuk antara mahasiswa, dosen, alumni, maupun mitra eksternal dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan karier di masa depan.

Menurutnya, jejaring akademik dan profesional memiliki peran besar dalam membuka peluang kerja, kolaborasi, serta pengembangan diri. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan tetap menjaga hubungan baik dengan sivitas akademika SPIG FPIPS UPI.

Beliau pun menutup sambutannya dengan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas capaian akademik yang telah diraih setelah melalui berbagai tantangan selama masa studi.

Wadek I FPIPS UPI Bacakan Peserta Yudisium

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Dekan I FPIPS UPI, Ibu Dr. Fitri Rahmafitria, M.Si., yang sekaligus membacakan daftar peserta yudisium periode Mei 2026.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas capaian mahasiswa Program Studi SPIG yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan hasil membanggakan. Dari total 11 mahasiswa peserta yudisium, sebanyak 9 mahasiswa berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,50.

Capaian tersebut menunjukkan kualitas akademik mahasiswa SPIG yang terus mengalami peningkatan dan mampu bersaing secara kompetitif di tingkat perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, diumumkan pula mahasiswa dengan capaian IPK tertinggi, yaitu Azka Delima dengan IPK 3,76. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari para dosen dan peserta yang hadir dalam kegiatan yudisium.

Ibu Fitri menyampaikan bahwa keberhasilan akademik yang diraih mahasiswa tidak terlepas dari kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan dosen pembimbing selama proses perkuliahan.

Beliau juga mengingatkan para lulusan agar tidak melupakan almamater setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, hubungan antara alumni dan program studi harus terus dijaga melalui berbagai bentuk kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan institusi di masa mendatang.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya partisipasi alumni dalam pengisian tracer study yang dilakukan oleh program studi maupun universitas. Data tracer study dinilai sangat penting sebagai bahan evaluasi dan pengembangan kualitas pendidikan.

Melalui tracer study, program studi dapat mengetahui perkembangan karier alumni, relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, serta berbagai masukan untuk peningkatan mutu akademik.

Prestasi Akademik Mahasiswa SPIG

Capaian akademik mahasiswa pada yudisium kali ini menjadi salah satu indikator positif perkembangan kualitas pendidikan di Program Studi SPIG FPIPS UPI. Dominasi mahasiswa dengan IPK di atas 3,50 menunjukkan semangat belajar dan kompetensi akademik yang baik di kalangan mahasiswa.

Prestasi tersebut tidak hanya mencerminkan keberhasilan individu mahasiswa, tetapi juga menunjukkan efektivitas proses pembelajaran yang berlangsung di lingkungan SPIG FPIPS UPI.

Program Studi SPIG sendiri dikenal sebagai salah satu program studi yang menekankan penguasaan teknologi geospasial, pemetaan, survei, serta analisis spasial berbasis perkembangan teknologi terkini. Mahasiswa dibekali dengan kemampuan akademik dan praktik lapangan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam beberapa tahun terakhir, bidang geospasial dan survei pemetaan menjadi sektor yang semakin dibutuhkan, baik di lingkungan pemerintahan, industri, perencanaan wilayah, mitigasi bencana, maupun pengembangan teknologi informasi geografis.

Oleh karena itu, lulusan SPIG diharapkan memiliki daya saing tinggi serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kebutuhan industri geospasial modern.

Kesan dan Pesan Mahasiswa Terbaik

Suasana haru semakin terasa ketika perwakilan mahasiswa terbaik menyampaikan kesan dan pesan dalam kegiatan yudisium tersebut. Dalam sambutannya, mahasiswa terbaik menyampaikan rasa syukur atas perjalanan akademik yang telah dilalui bersama teman-teman selama masa perkuliahan di SPIG FPIPS UPI.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, keluarga, dan sahabat yang telah memberikan dukungan selama proses studi berlangsung.

Menurutnya, perjalanan menjadi mahasiswa tidak selalu mudah. Berbagai tantangan akademik, tugas lapangan, praktikum, hingga penyusunan tugas akhir menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter dan kemampuan mahasiswa.

Ia juga menyampaikan bahwa kebersamaan selama masa kuliah menjadi kenangan penting yang akan selalu diingat oleh seluruh peserta yudisium.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa terbaik juga memohon doa kepada para dosen dan seluruh pihak agar para lulusan diberikan kelancaran dalam meniti karier dan menghadapi kehidupan setelah lulus dari perguruan tinggi.

“Kami memohon doa agar seluruh peserta yudisium dapat diberikan kelancaran dalam berkarier dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disambut hangat oleh para hadirin yang turut merasakan suasana emosional dan penuh rasa syukur dalam kegiatan tersebut.

Pesan dari Perwakilan Dosen

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan dosen, yaitu Ibu Asri Ria Affriani, M.Eng. dan Bapak Dr. Muhammad Ihsan, M.T. Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Program Studi SPIG FPIPS UPI.

Mereka menegaskan bahwa kelulusan merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan perjuangan, konsistensi, dan kerja keras. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjaga semangat belajar dan terus mengembangkan kemampuan di masa depan.

Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga nama baik program studi dan almamater ketika telah memasuki dunia kerja maupun lingkungan masyarakat.

Menurut beliau, sikap profesional, integritas, etika kerja, dan tanggung jawab menjadi hal penting yang akan menentukan citra lulusan SPIG di dunia profesional.

Selain itu, diingatkan juga bahwa dunia setelah kuliah merupakan dunia nyata yang penuh tantangan dan kompetisi. Oleh karena itu, lulusan perlu mempersiapkan diri secara mental maupun kompetensi agar mampu bertahan dan berkembang.

Keduanya juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pembelajaran berlangsung. Hubungan antara dosen dan mahasiswa yang telah terjalin selama masa kuliah menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik yang penuh makna.

Pesan-pesan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta yudisium untuk terus melangkah dengan optimisme dan rasa percaya diri.

Doa dan Foto Bersama Tutup Rangkaian Yudisium

Menjelang akhir acara, kegiatan yudisium ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Hasan Muhammad Hakim. Dalam doa tersebut, seluruh peserta memanjatkan rasa syukur atas kelancaran proses pendidikan yang telah ditempuh serta memohon keberkahan dan kemudahan bagi para lulusan dalam menghadapi masa depan.

Suasana penuh kekeluargaan dan haru terasa ketika seluruh peserta, dosen, dan pimpinan fakultas bersama-sama mengikuti rangkaian penutupan acara.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dokumentasi perjalanan akademik mahasiswa SPIG FPIPS UPI sebelum resmi mengikuti wisuda pada Mei 2026 mendatang.

Momen foto bersama tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam kegiatan yudisium. Senyum bahagia dan rasa bangga terlihat jelas dari wajah para mahasiswa yang berhasil menuntaskan perjuangan akademiknya.

Yudisium sebagai Awal Perjalanan Baru

Yudisium bukan sekadar agenda akademik formal, melainkan simbol transisi mahasiswa menuju fase kehidupan yang baru. Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, para lulusan akan menghadapi tantangan dunia kerja, dunia profesional, maupun kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan yudisium ini, Program Studi SPIG FPIPS UPI tidak hanya melepas mahasiswa sebagai lulusan, tetapi juga sebagai generasi muda yang diharapkan mampu membawa nilai-nilai akademik, profesionalisme, dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Berbagai pesan yang disampaikan oleh pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa menjadi refleksi penting mengenai makna pendidikan tinggi yang sesungguhnya, yakni membentuk manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan semangat untuk terus berkarya.

Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman akademik, serta jejaring yang telah dibangun selama masa perkuliahan, para lulusan SPIG FPIPS UPI diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia unggul yang dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

Yudisium periode Mei 2026 ini pun menjadi bukti bahwa SPIG FPIPS UPI terus berkomitmen dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan global serta perkembangan teknologi di era modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *