Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
Prodi PPKn FPIPS UPI Sukses Selenggarakan Summer Program 2026 Bersama UPSI Malaysia

Bandung, 02 Juli 2026 – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan Summer Program Civic Education 2026 bekerja sama dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pada 22 Juni hingga 1 Juli 2026 ini diikuti oleh 40 peserta, dengan sebagian peserta mengikuti rangkaian pembelajaran secara daring (online learning), sementara 8 peserta dari UPSI mengikuti kegiatan secara luring (onsite learning) di Universitas Pendidikan Indonesia. Program ini menjadi wadah penguatan kompetensi kewarganegaraan global melalui perpaduan pembelajaran akademik, diskusi ilmiah, serta pengalaman lintas budaya.

Summer Program secara resmi dibuka pada 22 Juni 2026 dihadiri oleh Ketua Program, Dr. Syaifullah, M.Si., Dekan FPIPS UPI, Prof. Dr. Cecep Darmawan, serta dihadiri oleh pimpinan Universitas Pendidikan Indonesia dan Universiti Pendidikan Sultan Idris. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan antara mahasiswa UPSI, dosen UPI, dan seluruh peserta sebagai langkah awal membangun komunikasi, kolaborasi, dan jejaring akademik internasional.

Selama pelaksanaan kegiatan daring, peserta memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk memperluas wawasan mengenai Pendidikan Kewarganegaraan dalam perspektif global. Materi yang disampaikan meliputi The Nature of Civic Education, The Nature of Global Citizenship Education, Civic Education: Indonesia and Asia Perspective, Learning Theory of Global Citizenship Education, Political Perspective of Global Citizenship Education, Character Dimension of Global Citizenship Education, The Dimension of Competence Civic Education, Multiculturality in Indonesian Context, The Nature of Global Peace, Global Peace in Indonesian Context, Approaches for Realized Global Peace, The Challenges of Global Peace, Lesson Learned for Teaching Global Citizenship Education for Global Peace, serta Digital Citizenship and Global Peace in the Era of Disinformation and Extremism. Setiap sesi pembelajaran diperkaya dengan kegiatan diskusi kelompok, studi kasus, presentasi, refleksi, dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah secara komprehensif.

Kegiatan akademik menghadirkan para pakar Pendidikan Kewarganegaraan dari FPIPS UPI, di antaranya Prof. Dr. Sapriya, M.Ed., Prof. Dr. Dasim Budimansyah, M.Si., Dr. Syaifullah, M.Si., Prof. Dr. Kokom Komalasari, M.Pd., Prof. Dr. Cecep Darmawan, Prof. Dr. Dadang Sundawa, Prof. Dr. Rahmat, M.Si., Prof. Dr. Karim Suryadi, M.Si., Prof. Dr. Aim Abdul Karim, M.Pd., Prof. Dr. Prayoga Bestari, M.Pd., serta dosen-dosen Prodi PPKn FPIPS UPI lainnya yang berkolaborasi bersama akademisi dari UPSI. Kehadiran para narasumber memberikan perspektif multidisipliner mengenai pendidikan kewarganegaraan, perdamaian global, demokrasi, multikulturalisme, dan kewarganegaraan digital dalam konteks perkembangan masyarakat global.

Sebagai bagian dari penguatan pengalaman belajar, delapan peserta dari UPSI mengikuti rangkaian kegiatan onsite learning di Bandung. Setibanya di Indonesia, peserta disambut oleh panitia dan memperoleh pendampingan menuju akomodasi yang telah disediakan. Selanjutnya, peserta melakukan kunjungan resmi ke Universitas Pendidikan Indonesia dan diterima langsung oleh pimpinan universitas sebagai bentuk penghormatan sekaligus penguatan kerja sama akademik antara kedua institusi.

Rangkaian kegiatan luring kemudian dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke Saung Angklung Udjo dan Gedung Merdeka, yang memberikan pengalaman langsung mengenai kekayaan budaya Indonesia sekaligus sejarah Konferensi Asia Afrika sebagai tonggak penting lahirnya solidaritas bangsa-bangsa di dunia. Peserta juga mengunjungi Global Citizenship Education (GCCE) Indonesia untuk mempelajari praktik-praktik pengembangan pendidikan kewarganegaraan global di Indonesia. Selain itu, peserta mengikuti kegiatan kunjungan ke kawasan wisata edukatif Kawah Putih, Ciwidey, yang memperkenalkan keindahan alam serta keberagaman budaya Indonesia sebagai bagian dari pembelajaran lintas budaya.

Melalui penyelenggaraan Summer Program Civic Education 2026, Prodi PPKn FPIPS UPI berhasil menghadirkan ruang belajar internasional yang mengintegrasikan keunggulan akademik, dialog lintas budaya, serta penguatan jejaring global. Program ini tidak hanya memperkaya wawasan peserta mengenai isu-isu kewarganegaraan global, demokrasi, perdamaian, dan multikulturalisme, tetapi juga mempererat hubungan kelembagaan antara Universitas Pendidikan Indonesia dan Universiti Pendidikan Sultan Idris dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi.

Keberhasilan penyelenggaraan Summer Program 2026 menjadi bukti nyata komitmen Prodi PPKn FPIPS UPI dalam menghasilkan berbagai program akademik bertaraf internasional yang mendukung visi UPI sebagai universitas pelopor dan unggul (Leading and Outstanding University). Diharapkan, kerja sama yang telah terjalin dengan UPSI ini dapat terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif lainnya, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, publikasi internasional, serta pengembangan inovasi di bidang Pendidikan Kewarganegaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *