Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
MENGUATKAN MOTIVASI MENYELESAIKAN SKRIPSI: REFLEKSI MAHASISWA ANGKATAN 2023 SETELAH BIMBINGAN AKADEMIK BERSAMA PROGRAM STUDI

Penulis: Faridzatul Azna (SaIG, 2303796)

Penyuting: Hilmy Nurizky (SaIG, 2400015)

Pada Kamis, 30 Juli 2026, mahasiswa angkatan 2023 mengikuti kegiatan bimbingan skripsi yang diselenggarakan oleh Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan proposal skripsi sekaligus memberikan arahan mengenai pentingnya menyelesaikan Seminar Proposal (Sempro) sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Melalui forum ini, program studi menunjukkan komitmennya dalam mendampingi mahasiswa agar proses penyusunan tugas akhir dapat berjalan secara optimal dan mendukung kelulusan tepat waktu.

Kegiatan bimbingan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengevaluasi perkembangan penelitian yang sedang dilakukan. Setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan progres penyusunan proposal skripsi, mulai dari penentuan topik penelitian, pengumpulan data, penyusunan metodologi, hingga tahapan konsultasi yang telah dilakukan bersama dosen pembimbing. Selain memaparkan perkembangan penelitian, mahasiswa juga dapat menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi selama proses penyusunan proposal sehingga memperoleh masukan dan arahan yang dapat membantu penyelesaian permasalahan tersebut.

Melalui kegiatan ini, semakin dipahami pentingnya menjaga konsistensi dalam proses penelitian, mengelola waktu secara efektif, serta membangun komunikasi yang aktif dan berkelanjutan dengan dosen pembimbing. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa penyelesaian skripsi tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik, tetapi juga memerlukan kedisiplinan, komitmen, dan perencanaan yang matang agar setiap tahapan penelitian dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Kegiatan bimbingan skripsi ini menjadi momentum bagi mahasiswa angkatan 2023 untuk meninjau kembali perkembangan penelitian, memperoleh penguatan dari Program Studi, serta menyusun langkah selanjutnya menuju penyelesaian skripsi. Berikut merupakan refleksi mahasiswa setelah mengikuti kegiatan tersebut. 

  1. Faridzatul Azna (2303796)

Hari ini angkatan 2023 mengikuti kegiatan dari prodi yang membahas perkembangan proposal seminar proposal sekaligus para dosen memberikan motivasi kepada mahasiswa agar lebih semangat menyelesaikan sempro tepat waktu. Dari kegiatan ini, saya jadi diingatkan lagi bahwa setiap proses pasti ada tantangannya, tetapi semua itu harus tetap dijalani dengan konsisten. Penjelasan dari prodi juga membuat saya lebih sadar tentang pentingnya mengatur waktu dan tidak menunda pengerjaan proposal. Meskipun setelah kegiatan ini rasanya cukup lelah karena banyak informasi yang diterima, saya jadi memiliki dorongan untuk lebih fokus menyelesaikan penelitian agar target sempro dapat tercapai sesuai rencana.

  1. Annisa Purnama Sari (2304202)

Pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2026, angkatan 2023 bertemu dengan pihak prodi untuk membicarakan terkait progres dalam proposal skripsi. Momen ini menjadi tempat diskusi untuk membahas dan menindaklanjuti berbagai keperluan maupun dinamika akademik yang tengah dihadapi oleh kami. Pertemuan ini merupakan bentuk kepedulian prodi dalam memastikan setiap mahasiswa terdorong untuk menumbuhkan kembali kesadaran serta tanggung jawab personal terhadap komitmen perkuliahan mereka. Saya menjadi lebih termotivasi untuk fokus, lebih berkomitmen dalam pengelolaan waktu yang lebih baik, serta meningkatkan komunikasi dengan dosen.

  1. Friscka Fitri Aditama (2309831)

Kegiatan bimbingan skripsi bersama Program Studi Sains Informasi Geografi yang diadakan pada Kamis, 30 Juli 2026, menjadi kesempatan bagi saya untuk melaporkan perkembangan proposal skripsi, mulai dari penyusunan kerangka teori, metodologi, hingga tahapan konsultasi yang telah dilakukan bersama dosen pembimbing. Melalui forum ini saya semakin menyadari bahwa penyusunan skripsi bukan sekadar proses akademik, melainkan juga latihan kedisiplinan dalam mengatur waktu dan menjaga komunikasi yang aktif dengan dosen pembimbing. Kegiatan ini memberikan saya penguatan motivasi untuk lebih fokus, memperbaiki manajemen waktu, serta bekerja lebih terarah agar dapat menyelesaikan skripsi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

  1. Saskia Syafinda Fyndiani (2304263)

Pada kegiatan sosialisasi tersebut, kami diminta untuk melaporkan progres skripsi yang telah kami kerjakan dan merencanakan target seminar proposal. Sosialisasi ini sangat penting untuk memonitoring mahasiswa agar lebih terencana. Selain itu, sosialisasi ini juga membantu mahasiswa yang masih kebingungan akan topik yang ingin diangkat untuk skripsi ataupun yang belum menemukan dosen pembimbingnya. Setelah mengikuti sosialisasi tersebut, saya sebagai mahasiswa yang sedang berjuang untuk menyelesaikan skripsi menjadi lebih termotivasi untuk bisa lulus cepat dan lebih mempertimbangkan timeline yang saya rencanakan. Lalu dengan adanya sharing session dengan angkatan 22, mengingatkan saya untuk terus berjuang sedikit demi sedikit secara pasti agar dari awal perencanaan hingga lulus dimudahkan.

  1. Muhamad Raafi Awaludin Jamil (2301887)

Kamis 30 Juli 2026 kemarin merupakan waktu dimana kami kembali diberi arahan terkait penyusunan tugas akhir kami. Banyak alasan kenapa kami perlu segera menyelesaikannya, terutamanya untuk memberikan fokus kami kepada hal yang lebih penting untuk kedepannya dan juga agar kami tidak berleha-leha dengan apa yang ada didepan kami. Sejauh ini kami punya cara dan waktu nya sendiri dalam mengerjakan, namun kembali lagi semua ini harus didasari dengan alasan yang baik. Para dosen dan kakak angkatan terkait dengan jelas memberikan arahan dan studi kasus yang nyata dan semua itu berdasarkan apa yang telah terjadi sebelumnya. Sejauh ini saya rasa, prodi memang menginginkan yang terbaik untuk mahasiswanya dan bagi saya pribadi ini adalah yang terbaik dan tentu saya mengikutinya.

  1. Siti Rahma Septiyani (2305349)

Kegiatan monitoring progres skripsi yang dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 memberikan saya kesempatan untuk mengevaluasi kembali sejauh mana progres penyusunan proposal skripsi yang telah dilakukan. Dari kegiatan ini saya menyadari bahwa penyelesaian skripsi tidak cukup hanya dengan memiliki topik penelitian yang baik, tetapi juga memerlukan konsistensi dalam mengerjakan setiap tahapan serta komunikasi yang intensif dengan dosen pembimbing. Arahan yang diberikan oleh pihak program studi membuat saya lebih memahami pentingnya menetapkan target yang realistis agar Seminar Proposal dapat terlaksana sesuai rencana. Melalui kegiatan ini, saya menjadi lebih termotivasi untuk menyusun langkah kerja yang lebih terarah, memanfaatkan waktu dengan lebih efektif, dan menyelesaikan setiap proses penelitian secara bertahap hingga skripsi dapat diselesaikan tepat waktu.

  1. Dhafin Dwi Wicaksono (2307028) 

Kegiatan monitoring progres pada Kamis, 30 Juli 2026 menjadi ajang bagi saya untuk merefleksikan kembali proses pengerjaan yang selama ini saya jalani. Bagi saya pribadi, kegiatan ini menjadi pengingat agar saya segera menuntaskan hal hal yang diperlukan dan tidak menunda nunda proses untuk segera seminar proposal. Melalui forum ini, saya juga belajar bahwa setiap mahasiswa punya tantangan yang berbeda beda dalam menyusun skripsi, dan mendengar cerita dari teman-teman membuat saya merasa tidak sendirian dalam proses ini. Ke depannya, saya ingin lebih terbuka untuk berdiskusi dan meminta masukan, baik dari dosen pembimbing maupun rekan sejawat, agar proses penyusunan skripsi saya bisa lebih terarah dan tidak berjalan sendiri sendiri.

  1. Muhamad Hoer Nurodin (2310348)

Sebagai refleksi kegiatan sharing dan pertemuan dengan bapak ibu dosen pada kamis, 30 Juli 2025. Pertama, membuat timeline pribadi yang disesuaikan dengan timeline akademik prodi. Kedua, menjaga hubungan baik dengan kaprodi, dosen serta tendik agar proses perjalanan akademik bisa terbantu dengan baik. Ketiga, senantiasa menjaga kesehatan batin maupun rohaniah agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Keempat, sadar akan hal yang tidak bisa dikendalikan maka dari itu harus mempunyai target. Terakhir, selalu memperhatikan faktor penghambat skripsi seperti magang, kegiatan diluar dan selalu mempunyai pertimbangan skenario terburuk agar ketika terjadi tidak kaget serta mampu mengejar.

  1. Shakti Aulia Alamsyah (2304150)

Kamis, 30 Juli 2026 saya bersama teman teman angkatan 2023 diundang untuk mendatangi acara yang diselenggarakan prodi yaitu monitoring progres seminar proposal. alasan dilaksanakannya acara ini adalah untuk memantau sudah sampai mana angkatan 2023 ini mengerjakan seminar proposal nya. kami juga diberikan arahan, dorongan untuk menyelesaikan “Tugas Akhir” kami agar kita bisa melanjutkan jalan hidup kita ke jenjang yang lebih tinggi lagi, yaitu bekerja. di acara ini kami diarahkan oleh bapak ibu dosen dan ditambah oleh didatangkannya kakak tingkat sebagai instrumen tambahan untuk lebih bisa mendorong kita agar dapat menyelesaikan studi kita lebih cepat.

  1. Amara Indriani Tambunan (2310328)

Pada Kamis, 30 Juli 2026, saya mengikuti kegiatan monitoring progres skripsi sebagai bentuk kepedulian prodi terhadap perkembangan tugas akhir mahasiswa. Kegiatan ini menjadi pengingat bagi saya untuk kembali mengevaluasi sejauh mana proses penyusunan proposal yang telah saya kerjakan. Arahan dari dosen serta sharing pengalaman kakak tingkat memberikan gambaran mengenai tantangan yang mungkin dihadapi selama menyusun skripsi. Dari kegiatan ini, saya semakin termotivasi untuk bertanggung jawab terhadap komitmen yang telah saya buat, lebih konsisten dalam menyelesaikan setiap tahapan, dan berusaha menyelesaikan tugas akhir secara terstruktur serta tepat waktu.

  1. Eva Zahara (2301398)

Kegiatan monitoring progres seminar proposal untuk angkatan 23 dari pihak prodi memberikan motivasi untuk saya dan teman-teman agar menyelesaikan proposal sebelum magang dimulai. Bagi saya, kegiatan ini menyadarkan proposal harus dikerjakan setiap hari, menandakan adanya progres yang nyata. Setiap mahasiswa memiliki tantangan tersendiri dalam pengerjaan proposal, adanya pihak prodi dalam sosialisasi ini untuk membantu mahasiswa menyelesaikan tantangan dan permasalahan yang dialami mahasiswa. Pada sosialisasi progres proposal, beberapa nasihat dan pengalaman memberikan dorongan kepada saya untuk tidak menunda pembuatan proposal, dan aktif melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing. 

  1.  Kalita Adelpha Fatima (2304152)

Pada kegiatan monitoring progress proposal skripsi yang dilaksanakan oleh prodi kemarin hari Kamis tanggal 30 Juli 2026, saya menjadi semangat dalam melanjutkan mengerjakan proposal saya. Saya juga merasa prodi sangat membantu dalam monitoring mahasiswa khususnya angkatan 2023 dalam proses menuju seminar proposal. Lalu prodi juga menanyakan progress progress dari setiap mahasiswa. Prodi mengatakan bahwa kita harus berprogress walaupun sedikit tetapi lama lama pasti akan selesai. Prodi juga membantu mahasiswa dalam birokrasi ke dosen sehingga kami harapannya dapat bisa seminar proposal sebelum magang. Prodi juga mengingatkan kami bahwa dalam setiap proses penyusunan skripsi banyak hambatan hambatan yang tidak terduga yang membuat penyusunan skripsi tersebut menjadi tidak sesuai timeline, maka dari itu prodi mengingatkan bahwa akan lebih baik untuk seminar proposal sebelum magang agar saat magang sudah menjadi lebih tenang atau bisa sambil melanjutkan skripsi.

  1. Rahma Aulia (2306081)

Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan, dosen melakukan monitor terhadap progress mahasiswa yang belum melaksanakan seminar proposal. Sebagian sudah mendaftar, sebagian tinggal meminta acc, sebagian sudah hampir selesai dengan proposalnya, dan sebagian sudah mulai berjalan. Di antara semua teman-teman, saya adalah satu dari sedikit yang belum memiliki progress yang berarti. Seperti yang telah dipesankan oleh Kaprodi dan juga kakak tingkat angkatan 2022, selalu akan ada hal yang tidak terduga yang akan terjadi. Dalam kasus saya, proposal yang sudah saya siapkan dengan matang terpaksa harus saya tinggalkan sebab regulasi berubah dan penelitiannya tak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat. Berminggu-minggu saya mencari topik baru, namun apa daya menemui jalan buntu. Dalam kegiatan tersebut, saya sampaikan kendala yang saya alami. Alhamdulillah, setelah disampaikan, prodi mengarahkan saya untuk melakukan bimbingan kepada dosen dengan KBK yang sesuai. Setelah hari itu, saya mendapat secercah harapan dalam progres.

Namun, saya sadar betul berminggu-minggu menghabiskan waktu hanya untuk mencari topik penelitian adalah bentuk membuang-buang waktu, dunia tidak akan menunggu sampai saya siap. Orang tua sudah mulai memberi tekanan dan waktu magang sudah semakin dekat. Pengalaman yang diceritakan oleh kakak tingkat pun semakin mengingatkan saya bahwa kita boleh punya rencana, namun Allah akan selalu memiliki ketetapan-Nya sendiri. Saya menjadi semakin terpacu dalam mengejar seminar proposal, menetapkan target, dan selalu menyiapkan diri dengan baik untuk berbagai situasi dan kondisi yang mungkin ada di masa depan.

  1.  Muhammad Dwi Apriansyah As

Kegiatan monitoring untuk progres proposal skripsi diadakan untuk mahasiswa yang belum melakukan seminar proposal. Pada kegiatan ini prodi memberikan kesempatan untuk kami membicarakan sudah sejauh mana progres, kendala, dan hambatan kami dalam mengerjakan proposal skripsi. Selain itu ada juga sharing session dengan perwakilan angkatan 2022 tentang konsekuensi jika terlambat melakukan seminar proposal yang dapat berpengaruh pada keterlambatan lulus tepat waktu. 

Kegiatan ini dilaksanakan atas kepedulian prodi terhadap mahasiswa agar bisa lulus tepat waktu. Setelah kegiatan ini, saya merasa termotivasi kembali untuk mengejar lulus dengan waktu kurang dari 4 tahun.

  1.  Ariq Rajasa Lukmansyah (2308705)

Pada hari Kamis, 30 Juli 2026, mahasiswa angkatan 2023 mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi berupa monitoring perkembangan Seminar Proposal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana progres penyusunan proposal penelitian yang telah dicapai oleh setiap mahasiswa. Selain melakukan pemantauan, dosen juga memberikan berbagai arahan, motivasi, serta masukan agar mahasiswa dapat segera menyelesaikan tugas akhirnya sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Penyelesaian studi yang tepat waktu diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memasuki tahapan kehidupan berikutnya, khususnya dunia kerja.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dipandu oleh para dosen Program Studi yang memberikan penjelasan mengenai pentingnya manajemen waktu, konsistensi dalam penyusunan skripsi, serta strategi menghadapi berbagai kendala selama proses penelitian. Tidak hanya itu, beberapa alumni atau kakak tingkat turut dihadirkan untuk berbagi pengalaman mengenai perjalanan mereka dalam menyelesaikan tugas akhir. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi mahasiswa angkatan 2023 agar lebih termotivasi menyelesaikan studi secara efektif dan memperoleh kelulusan tepat waktu.

  1. Vira Halimatun Azizah (2311584)

Kegiatan monitoring progres seminar proposal pada Kamis, 30 Juli bagi angkatan 2023 kemarin menjadi pengingat bagi saya untuk lebih serius dalam menyelesaikan skripsi. Pada kegiatan tersebut, kami diminta melaporkan perkembangan proposal dan didorong untuk melaksanakan Seminar Proposal pada bulan Agustus sebelum magang dimulai. Selain itu, pengalaman yang dibagikan oleh mahasiswa angkatan 2022 mengenai konsekuensi menunda penyelesaian skripsi membuat saya semakin menyadari pentingnya menjaga motivasi, disiplin dalam mengatur waktu, serta konsisten melakukan bimbingan dengan dosen agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. 

  1. Nurul Hanifah Raihanah (2304086) 

Pada kegiatan bimbingan akademik yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2026. Pada kegiatan ini, mahasiswa yang hadir dipantau terkait perkembangan pengerjaan proposal skripsi dan juga diberikan arahan pada tiap mahasiswanya. Selain itu masukan dan motivasi juga diberikan, serta sharing pengalaman yang diberikan oleh Akang dan Teteh dari angkatan 22 juga sangat membantu dan  memotivasi saya untuk segera menyelesaikan tugas akhir sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

  1. Adelia Marsya Setiawan (2301005)

Kegiatan bimbingan akademik yang diselenggarakan oleh prodi memberikan banyak manfaat dalam membantu progres penyusunan proposal. Melalui kegiatan ini, kami dapat menyampaikan progres pengerjaan proposal sekaligus menjadi kesempatan untuk mengkonsultasikan kendala yang dihadapi, sehingga dosen dapat memberikan arahan yang lebih jelas dan terarah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan banyak motivasi agar tetap semangat dan konsisten dalam menyelesaikan tugas akhir. Adanya sesi sharing dari mahasiswa angkatan 2022 memberikan gambaran nyata serta insight tambahan terkait proses penyusunan skripsi yang akan dihadapi kedepannya.

  1. Zaidan Ahmad Fahrizan (2301363)

Kegiatan bimbingan yang diadakan oleh prodi memberikan manfaat yang cukup besar dalam mendukung kemajuan persiapan sempro mahasiswa. Kami memiliki kesempatan untuk memaparkan perkembangan pengerjaan proposal sekaligus berdiskusi terkait kendala yang dihadapi, sehingga dosen dapat memberikan arahan yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sumber motivasi agar tetap menjaga semangat kami dalam menyelesaikan tugas akhir. Pengalaman dari mahasiswa angkatan 2022 juga memberikan gambaran kedepannya serta tambahan wawasan mengenai proses penyusunan skripsi yang akan dihadapi ke depannya.

  1. Nanda Herry Fadillatu Yasmin (2300639)

Kegiatan monitoring progres seminar proposal yang dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 memberikan sudut pandang baru bagi saya mengenai pentingnya memulai langkah, bukan sekadar menunggu semuanya terasa siap. Selama ini saya sering beranggapan bahwa proposal harus benar-benar sempurna sebelum diajukan atau didiskusikan. Namun, melalui kegiatan ini saya memahami bahwa proses penyusunan skripsi justru berkembang melalui bimbingan, revisi, dan komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Saya juga menyadari bahwa setiap keputusan yang saya ambil hari ini akan berpengaruh pada tahapan akademik berikutnya. Semakin lama saya menunda, semakin banyak waktu yang terbuang dan semakin besar tantangan yang harus dihadapi di kemudian hari. 

Bagi saya, kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana pelaporan progres, tetapi juga pengingat bahwa tanggung jawab menyelesaikan studi berada di tangan saya sendiri. Ke depannya, saya ingin lebih konsisten dalam menjalankan target yang telah saya buat, lebih berani berdiskusi ketika menemui kesulitan, dan tetap menjaga semangat.

  1. Ihsan Abdullah (2304199)

Kegiatan monitoring dan pengarahan progres skripsi pada Kamis, 30 Juli 2026, menjadi momen evaluasi yang sangat berharga bagi kami untuk merefleksikan kembali sejauh mana proses penyusunan proposal yang telah dijalani. Arahan dari program studi, dosen, serta kilas balik pengalaman nyata dari kaka tingkat menegaskan pentingnya menyelesaikan tugas akhir ini tepat waktu agar kami dapat berfokus pada tahapan masa depan selanjutnya tanpa menunda pengerjaan. Melalui forum ini, kami menyadari bahwa keberhasilan skripsi tidak hanya bergantung pada topik yang baik, tetapi juga membutuhkan konsistensi, penyusunan langkah kerja yang realistis, serta komunikasi yang intensif dan terbuka dengan dosen maupun rekan sejawat. Selain itu, berbagi cerita dengan sesama mahasiswa membuat kami menyadari tantangan beragam yang dihadapi, sekaligus memberikan dorongan moril bahwa kami tidak berjuang sendirian. Ke depannya, kami berkomitmen untuk memanfaatkan waktu secara lebih efektif, saling mendukung, dan secara aktif menuntaskan setiap tahapan pengerjaan agar Seminar Proposal dan seluruh rangkaian skripsi dapat diselesaikan sesuai target. 

  1. Sheren Siti Salamah (2309002)

Pada tanggal 30 Juli 2026, Program Studi mengadakan kegiatan monitoring skripsi yang ditujukan kepada mahasiswa angkatan 2023 yang belum melaksanakan seminar proposal (sempro). Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi memberikan motivasi mengenai pentingnya segera memulai dan menyelesaikan tahapan skripsi agar target masa studi 3,5 tahun tetap dapat tercapai atau, apabila terjadi keterlambatan, tidak meleset terlalu jauh. Selain itu, beberapa mahasiswa angkatan 2022 yang telah berhasil melaksanakan seminar proposal turut berbagi pengalaman dan strategi dalam menyelesaikan berbagai tahapan skripsi sehingga memberikan gambaran nyata mengenai proses yang akan dihadapi. Kegiatan ini juga menekankan bahwa penyusunan skripsi yang kini menggunakan format artikel ilmiah memerlukan waktu lebih panjang, terutama pada proses bimbingan dan review, sehingga mahasiswa perlu mengatur waktu dengan baik agar tidak mengalami keterlambatan yang berujung pada perpanjangan masa studi maupun tambahan pembayaran UKT. Melalui kegiatan ini, saya menjadi lebih termotivasi untuk segera menyusun rencana penyelesaian skripsi secara disiplin, aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing, dan memanfaatkan waktu seefektif mungkin agar proses penelitian dapat berjalan sesuai target.

  1. Salsabila Pingkan Yogara (2308168)
    Kegiatan Monitoring dan pengarahan skripsi pada Kamis, 30 Juli 2026 kemarin benar-benar menjadi momen yang tepat untuk kami dan melihat kembali sejauh mana pengerjaan proposal yang sudah berjalan. Masukan dari para dosen dan cerita jujur dari kakak tingkat angkatan 22 membuat kami sadar bahwa menyelesaikan tugas akhir tepat waktu itu sangat krusial, agar kami bisa segera fokus menatap langkah ke depan tanpa menunda-nunda. 
  2. Achmad Faqikh (2311656)

Pada tanggal 30 Juli 2026, Kegiatan monitoring progres proposal skripsi yang diadakan oleh Program Studi menjadi pengingat bagi saya untuk kembali mengevaluasi progres proposal penelitian yang sedang dikerjakan. Dari kegiatan ini saya semakin memahami bahwa menyelesaikan skripsi memerlukan komitmen, konsistensi, dan pengelolaan waktu yang baik. Selain itu, arahan dari dosen serta pengalaman yang dibagikan oleh kakak tingkat memberikan gambaran mengenai tantangan yang mungkin dihadapi selama proses penyusunan skripsi. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya menjadi lebih termotivasi untuk menjaga konsistensi dalam mengerjakan proposal, lebih aktif melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing, serta berusaha menyelesaikan Seminar Proposal sesuai target sebelum pelaksanaan magang. Saya juga menyadari bahwa masih banyak teman-teman saya yang sedang berusaha juga, maka dari itu, saya pun harus berusaha bersama dengan teman-teman saya. Saya berharap setiap progres yang dilakukan secara bertahap dapat membawa saya menuju penyelesaian skripsi dan kelulusan tepat waktu. 

  1. Rajwa Ganesya Athallah (2311543)

Kegiatan bimbingan akademik ini menjadi pengingat bagi saya bahwa menyelesaikan skripsi memerlukan komitmen dan konsistensi, bukan hanya semangat di awal. Arahan dari dosen serta pengalaman yang dibagikan oleh kakak tingkat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai proses yang akan saya hadapi. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya semakin termotivasi untuk lebih disiplin dalam mengerjakan proposal, aktif melakukan bimbingan, dan berusaha mencapai target Seminar Proposal sesuai dengan rencana. 

  1. Artanty Basilia Ambarwati (2307144)

Syukur rasanya karena program studi SaIG peduli terhadap kondisi tugas akhir mahasiswanya, khususnya dengan kegiatan Monitoring Progres Seminar Proposal untuk mahasiswa angkatan 2023 yang belum melaksanakan seminar proposal. Dari kegiatan ini, prodi memberikan ruang, solusi, serta arahan terkait perkembangan tugas akhir kami. Dengan adanya kegiatan ini, saya semakin termotivasi untuk lebih baik lagi dalam menyelesaikan rangkaian tugas akhir dan menyusun timeline agar dapat lulus tepat waktu.

  1. Muhammad Samudra Rinjani (2309446)

Kegiatan monitoring dan pengarahan progres skripsi yang dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026, memberikan kesempatan bagi saya untuk mengevaluasi kembali perkembangan penyusunan proposal skripsi yang telah dilakukan. Melalui arahan dari program studi, dosen, serta pengalaman yang dibagikan oleh kakak tingkat, saya memperoleh pemahaman bahwa penyelesaian skripsi secara tepat waktu memerlukan komitmen, perencanaan yang matang, dan kedisiplinan dalam menjalankan setiap tahapan penelitian, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa keberhasilan dalam menyusun skripsi tidak hanya ditentukan oleh pemilihan topik penelitian, tetapi juga oleh kemampuan mengelola waktu, menjaga konsistensi, serta membangun komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing maupun sesama mahasiswa. Selain itu, diskusi dan berbagi pengalaman dengan mahasiswa lain memberikan motivasi bahwa setiap orang memiliki tantangan yang berbeda dalam menyelesaikan tugas akhir, sehingga diperlukan sikap saling mendukung dan bertukar informasi selama proses tersebut, melalui kegiatan ini, saya semakin termotivasi untuk menyelesaikan setiap tahapan penyusunan skripsi secara terarah dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ke depannya, saya berkomitmen untuk memanfaatkan waktu dengan lebih efektif, meningkatkan kedisiplinan dalam pengerjaan skripsi, serta aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing agar proses Seminar Proposal hingga penyelesaian tugas akhir dapat berjalan dengan baik.

  1. Arrayyan Alwan Sayyidina (2304756)
    Sesi monitoring progres skripsi yang dilakukan prodi untuk para mahasiswa angkatan 23 pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2026, memberikan wawasan dan sekaligus memotivasi kembali untuk saya pribadi segera melakukan perkembangan terkait skripsi terutama proposal. Menyadarkan kembali bahwasannya lulus tepat waktu bukanlah sekedar impian atau rencana saja, banyak hal dan faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam timeline yang ada. Disiplin yang tinggi serta komunikasi aktif dengan prodi dibutuhkan untuk memonitoring dan juga memastikan bahwa kendala yang dialami bisa dilewati dengan baik, atas saran dan masukan dari prodi serta kakak tingkat yang ikut hadir dalam sesi monitoring tersebut membuat saya sadar akan momentum yang tidak boleh dilepaskan begitu saja untuk melangkah, memantapkan komitmen serta menyalakan kembali api semangat dalam menyelesaikan masa studi di sains informasi geografi. Terima kasih kepada prodi yang telah memberikan wadah untuk memantau mahasiswanya untuk segera mengerjakan skripsi dan juga kepada kakak tingkat yang susdah sharing terkait pengalamannya. Semoga dari kegiatan kemarin bisa meningkatkan kembali asa untuk menyelesaikan studi dengan baik dan lancar.
  2. Mohamad Abi Firdaus (2312129)

Kegiatan yang monitoring skripsi yang di lakukan oleh prodi untuk mahasiswa ini meberikan banyak manfaaat selain untuk  saya pribadi mualai dari memmotivasi saya untuk melakukan perkembangan mengerjakan tugas akhir ini terutama proposal. Hal iini juga membuat saya lebih terbuka lagi akan pemikiran untuk lulus tepat waktu yang sangat penting dengan banyaknya faktor yang mungkin tidak sesuai dengan rencanan awal. Pada hari ini juga saya belajar banyak hal dengan banyaknya masukan yang ada mulai dari timeline pengerjaan dan banyak hal. Saya sangat  bersyukur adanya kegiatan ini memberikan motivasi yang sangat mendalam bagi saya dan bersyukur ada prodi yang mau membantu mahasiswa 

  1. Hilya Talitha Aqilah (2311098)

Saya merasa termotivasi untuk lebih memanfaatkan waktu sebaik mungkin, karena tidak ada yang tahu kendala apa yang akan dialami nanti sehingga apabila hal yang tidak diinginkan terjadi, masih ada waktu untuk memperbaiki. Saya juga menyadari bahwa lebih banyak hal baik dari lulus cepat, baik dari segi ekonomi maupun perihal kematangan output skripsi (agar tidak terburu-buru di akhir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *