Jl. Dr. Setiabudi No.276A, Kota Bandung 40143
UPI-FPIPS-Logo-blok
PRAKTIKUM PJPLV KELOMPOK 7A MENGUJI AKURASI PETA DI CIKIDANG DAN WANGUNHARJA 

Penulis: Muhammad Naufal Rifasyah (SaIG, 2500436)

Penyunting: Felicia Syifa’ Hermanu Putri (SaIG, 2504208) 

Dok. Penulis

Mahasiswa Program Studi Sains Informasi Geografi (SaIG) melaksanakan Praktikum Penginderaan Jauh untuk Penggunaan Lahan dan Vegetasi (PJPLV) di Desa Cikidang dan Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada 1-2 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memahami bagaimana data citra penginderaan jauh perlu diuji langsung melalui pengamatan lapangan, khususnya untuk memastikan kesesuaian informasi penggunaan dan penutup lahan.

Dalam kegiatan ini, Kelompok 7A berfokus pada proses ground checking atau pengecekan lapangan terhadap titik-titik sampel yang telah ditentukan sebelumnya. Ground checking dilakukan untuk membandingkan hasil interpretasi peta dengan kondisi aktual di lapangan. Dengan cara ini, peta tidak hanya dipahami sebagai hasil pengolahan data spasial, tetapi juga sebagai produk ilmiah yang harus melewati proses verifikasi.

Wilayah Cikidang dan Wangunharja dipilih sebagai lokasi pengamatan karena memiliki variasi penggunaan lahan yang cukup beragam. Di dalam satu kawasan, dapat menemukan permukiman, tegalan atau ladang, hutan lahan tinggi, kawasan niaga, fasilitas pendidikan, sarana ibadah, perkebunan, kolam, sungai, jalan, hingga area vegetasi campuran. Keragaman tersebut menjadikan wilayah kajian ini relevan untuk melihat bagaimana citra satelit, indeks vegetasi, dan hasil digitasi mampu menggambarkan kondisi ruang secara lebih dekat.

Sebelum turun ke lapangan, titik sampel ground checking disusun berdasarkan kelas penggunaan dan penutup lahan. Secara keseluruhan, terdapat 100 titik sampel yang tersebar pada berbagai kelas. Penentuan titik tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan statistik dan keterwakilan kelas, tetapi juga memperhatikan aksesibilitas, kondisi topografi, kemudahan menjangkau lokasi, serta kemungkinan memperoleh izin ketika titik berada di area tertentu. Pertimbangan tersebut penting karena validasi lapangan tidak cukup hanya tepat secara spasial, tetapi juga harus realistis untuk dilakukan.

Selama kegiatan, anggota kelompok dibagi ke beberapa tim agar proses pengecekan titik dapat berjalan lebih efektif. Setiap titik diamati menggunakan instrumen lapangan yang telah disiapkan, kemudian dibandingkan dengan informasi pada peta LULC hasil digitasi CSRT serta hasil klasifikasi citra Sentinel 2026. Dokumentasi visual juga dilakukan melalui pengambilan foto ke arah utara, timur, selatan, dan barat dari sekitar titik sampel. Foto-foto tersebut membantu memperkuat catatan lapangan, terutama ketika terdapat perbedaan antara hasil interpretasi citra dan kondisi sebenarnya.

Dok. Penulis

Selain memeriksa kelas penggunaan dan penutup lahan, praktikum ini juga berkaitan dengan evaluasi indeks vegetasi, seperti NDVI, SAVI, dan EVI. Indeks vegetasi digunakan untuk membaca tingkat kerapatan vegetasi berdasarkan karakteristik spektral pada citra satelit. Namun, hasil indeks tetap perlu di crosscheck dengan hati-hati karena kondisi lapangan dapat berubah, terutama pada lahan pertanian yang memiliki siklus tanam relatif cepat. Pada beberapa titik ladang, misalnya, kondisi vegetasi di lapangan dapat berbeda dari hasil pembacaan citra karena waktu tanam, panen, atau perubahan tutupan lahan yang berlangsung dalam rentang waktu singkat, selain itu kami juga memindahkan beberapa titik menyebar agar tidak mengumpul berada di satu tempat.

Berdasarkan evaluasi awal Kelompok 7A, peta hasil digitasi CSRT menunjukkan tingkat kesesuaian yang paling baik dibandingkan beberapa hasil klasifikasi lain yang diamati. Hal ini dapat dipahami karena citra beresolusi tinggi memungkinkan objek-objek permukaan bumi dikenali secara lebih rinci. Sementara itu, dari beberapa indeks vegetasi yang diuji, EVI menunjukkan hasil yang relatif lebih representatif dalam menggambarkan kerapatan vegetasi pada titik-titik pengamatan. Temuan ini tidak berarti indeks lain kurang penting, tetapi menunjukkan bahwa setiap metode memiliki karakteristik, kelebihan, dan keterbatasan masing-masing.

Di lapangan, kegiatan praktikum juga menghadapi beberapa kendala. Perbaikan jalan menyebabkan pengalihan arus lalu lintas pada beberapa rute, sehingga waktu tempuh menuju titik tertentu menjadi lebih lama. Beberapa lokasi juga memiliki akses yang kurang mendukung, terutama ketika titik sampel berada di area yang tidak langsung terhubung dengan jalan utama. Selain itu, lahan pertanian dan kondisi sekitar titik pengamatan turut memengaruhi proses validasi. Situasi seperti ini menjadi pengalaman penting bagi kami karena kerja penginderaan jauh tidak berhenti sekedar software saja, tetapi juga menuntut pemahaman terhadap kondisi geografis di lapangan.

Dok. Penulis

Melalui praktikum ini, kami memperoleh pengalaman langsung dalam menghubungkan teori penginderaan jauh, interpretasi citra, analisis penggunaan lahan, dan validasi lapangan. Kegiatan ground checking membantu kami memahami bahwa akurasi peta sangat bergantung pada ketelitian data, metode klasifikasi, serta kemampuan membaca konteks wilayah. Dengan demikian, praktikum PJPLV tidak hanya menghasilkan peta dan laporan, tetapi juga membentuk keterampilan spasial, ketelitian observasi, dan kepekaan geografis yang dibutuhkan dalam kajian Sains Informasi Geografi.

Praktikum di Desa Cikidang dan Wangunharja menjadi ruang belajar yang memperlihatkan bahwa peta adalah hasil dari proses ilmiah yang berlapis. Di dalamnya terdapat pengolahan citra, pemilihan metode, verifikasi lapangan, analisis ketidaksesuaian, dan penyusunan kesimpulan. Bagi kami, ini menjadi pengalaman yang memperkuat pemahaman bahwa penginderaan jauh akan semakin bermakna ketika dipadukan dengan pengamatan langsung terhadap lanskap yang dipetakan.

Anggota kelompok kami terdiri dari M. Alhadziq Hanafi, Mim Rafiqoh Nurjauharoh, Aldiansyah Boengsoe P., M. Naufal Rifasyah, Naila Fadhilah P., dan M. Denis Ibrahim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *