Sebagai bagian dari upaya memperkuat orientasi akademik sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan Program Studi Pendidikan Sosiologi, BEM HMPS Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menyelenggarakan program tahunan bertajuk Sociology Edu Guide (SEG). Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi mahasiswa baru angkatan 2025, dengan tujuan membantu mereka memahami dinamika dunia perkuliahan serta mengenal lebih dekat kultur dan struktur organisasi di program studi.
Kegiatan Sociology Edu Guide 2025 berlangsung selama dua hari, tepatnya pada tanggal 3 dan 4 Oktober 2025. acara ini menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk mempersiapkan diri memasuki kehidupan kampus yang sarat dengan tantangan akademik dan sosial. Panitia pelaksana menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar orientasi biasa, melainkan ruang pembelajaran awal yang menumbuhkan rasa kebersamaan serta tanggung jawab sebagai bagian dari komunitas akademik Pendidikan Sosiologi.
Kegiatan hari pertama difokuskan pada sesi pematerian yang dirancang untuk membekali mahasiswa baru dengan pemahaman dasar mengenai dunia kampus. Materi pertama disampaikan oleh Kang Sultan Akmal, S.Pd., yang membahas mengenai proses transisi mahasiswa dari jenjang sekolah menengah ke dunia perkuliahan. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi mental, manajemen waktu, dan kemampuan berpikir kritis sebagai kunci sukses selama menjalani kehidupan akademik.
Materi kedua disampaikan oleh Kang Iman Gymnastiar, S.Pd., yang mengangkat tema “Penulisan Esai dan Relevansinya dalam Dunia Perkuliahan.” Dalam sesi ini, mahasiswa diperkenalkan pada konsep dasar penulisan akademik, struktur esai ilmiah, serta peran penting keterampilan menulis dalam membangun pemikiran sosiologis. Kang Iman juga mendorong peserta untuk tidak takut berekspresi melalui tulisan, karena menulis merupakan salah satu cara untuk menyuarakan gagasan dan menganalisis fenomena sosial secara kritis.
Kedua pematerian tersebut tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga motivasi agar mahasiswa baru mampu menghadapi perubahan besar yang terjadi ketika memasuki dunia perkuliahan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan mahasiswa untuk berdiskusi langsung dengan para pemateri.

Memasuki hari kedua, kegiatan SEG 2025 diwarnai dengan suasana yang lebih dinamis dan penuh semangat melalui Running HMPS. Dalam kegiatan ini, mahasiswa baru diajak berkeliling kampus UPI dengan sistem pos to pos. Setiap pos dijaga oleh perwakilan dari masing-masing departemen HMPS serta JMPS, yang menjelaskan tugas, tanggung jawab, dan program kerja mereka. Tujuannya adalah agar mahasiswa baru memahami bagaimana struktur organisasi mahasiswa bekerja dalam mendukung kegiatan akademik dan non-akademik di jurusan.
Selain pengenalan departemen, Running HMPS juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal berbagai fasilitas kampus. Beberapa titik kunjungan meliputi perpustakaan, museum UPI, dan Balai Bahasa, tempat mahasiswa dapat mengembangkan pengetahuan dan kegiatan literasi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman eksploratif, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antar-mahasiswa baru melalui kerja sama tim di setiap p
Melalui Sociology Edu Guide 2025, BEM HMPS berupaya menciptakan atmosfer pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna. Kegiatan ini menjadi jembatan antara mahasiswa baru dengan kehidupan kampus yang sesungguhnya—sebuah dunia yang menuntut kemandirian, kedewasaan berpikir, serta kemampuan sosial yang baik. Dengan mengenal lebih dekat lingkungan akademik dan organisasi, mahasiswa diharapkan mampu menyesuaikan diri secara positif dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan
