Bandung IPAI FPIPS UPI - Alhamdulillah, dalam rangka mengakselerasi internasionalisasi akademik dan menyebarluaskan syiar keilmuan Islam, dosen senior Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI), Dr. Elan Sumarna, M.Ag., sukses menjadi pembicara dalam ajang bergengsi 7th International Seminar on the Qur'an and Sunnah in Contemporary Society. Konferensi berskala internasional ini diselenggarakan pada tanggal 13 hingga 14 Juni 2026 bertempat di Diamond Hall, Hotel Langkasuka, Pulau Langkawi, Kedah, Malaysia. Kegiatan akademik yang mempertemukan para pakar terkemuka dari berbagai negara ini secara khusus mengusung tema besar "Developing a Madani Society: Integrating the Qur'an and Sunnah with Artificial Intelligence (AI)". Kehadiran perwakilan resmi dari UPI ini mempertegas komitmen kuat program studi dalam mewujudkan visi menjadi pelopor dan unggul di kancah global melalui integrasi wahyu dan teknologi kontemporer.
Acara berskala besar ini dibuka secara resmi oleh Pro Canselor Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), YBhg Tan Sri Dato' Dr. Mohd Yusof bin Haji Md Nor, serta menghadirkan jajaran pembicara utama seperti Mufti Negeri Pulau Pinang, YBhg. Sahibus Samahah Prof. Madya Dato' Dr. Mohd Sukki bin Othman, dan Ketua Pegawai Operasi Dar Al-Qari Resources, Ustaz Jailani bin Jantan. Dalam sesi presentasinya, Dr. Elan Sumarna, M.Ag. memaparkan gagasan ilmiah mengenai strategi integrasi nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah ke dalam pengembangan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) guna meretas tantangan kemanusiaan kontemporer. Kolaborasi internasional yang melibatkan institusi besar seperti UniSZA, UPI, Unisba, dan EPIC ini dirancang untuk melahirkan rekomendasi teologis serta praktis yang adaptif, inovatif, dan membawa maslahat luas bagi peradaban masyarakat modern.
Pembahasan mengenai konvergensi antara etika keagamaan dan teknologi digital seperti kecerdasan buatan ini sejalan dengan tren riset makro dalam dunia pendidikan Islam global. Merujuk pada kajian ilmiah yang dimuat dalam jurnal bereputasi nasional terindeks Sinta, asimilasi nilai-nilai nubuat ke dalam arsitektur digital terbukti secara empiris mampu membentengi moralitas generasi muda dari dampak negatif disrupsi teknologi. Lebih lanjut, literatur internasional dalam jurnal terindeks Scopus menegaskan bahwa partisipasi aktif dosen dalam konsorsium internasional seperti ini sangat krusial dalam memacu transfer pengetahuan lintas negara (knowledge transfer) serta mendongkrak reputasi riset institusi di tingkat global, sehingga kajian keagamaan tetap relevan memimpin perubahan zaman.
Keterlibatan proaktif Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam FPIPS UPI dalam seminar internasional ini juga merupakan manifestasi konkrit dalam mendukung ketercapaian global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada poin SDG 4 mengenai Pendidikan Berkualitas, forum internasional ini menjamin adanya peningkatan mutu akademik dosen yang berdampak langsung pada kualitas pengajaran di kelas. Di samping itu, sinergi lintas negara ini merepresentasikan implementasi nyata dari SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang membuktikan bahwa kolaborasi akademik global efektif memperkuat ekosistem riset yang tangguh serta meretas batas-batas geografis dalam rangka mencetak sumber daya manusia yang unggul dan literat.
Keberhasilan pelaksanaan seminar internasional ini pada hakikatnya menjadi sebuah ruang refleksi spiritual dan intelektual yang mendalam bagi kita semua untuk menakar kembali sejauh mana pemahaman terhadap kitab suci telah diaktualisasikan dalam menjawab tantangan sains modern. Kesadaran bahwa Al-Qur'an dan Sunnah adalah petunjuk abadi mengisyaratkan bahwa para akademisi Muslim harus senantiasa berada di garda terdepan dalam memandu arah perkembangan kecerdasan buatan agar tetap berada pada koridor kemaslahatan umat. Semoga pemikiran inovatif yang dicetuskan oleh Dr. Elan Sumarna, M.Ag. dalam forum dunia ini mendatangkan berkah yang melimpah, menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berkarya, serta meneguhkan gerak langkah Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam UPI untuk istikamah memimpin peradaban demi syiar Islam rahmatan lil 'alamin.
