Bandung IPAI FPIPS UPI - Alhamdulillah, bertempat di ruang virtual via Zoom Meeting, Prodi Ilmu Pendidikan Agama Islam Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI) sukses menyelenggarakan forum kajian akademik-keagamaan berkala bertajuk Kantin IPAI pada hari Sabtu, 20 Juni 2026. Forum ilmiah yang mengangkat tema aktual "Tafsir Tarbawy: Perjalanan Manusia Menuju Ketutuhan Eksistensi Dirinya (QS. Asy-Syu'ara': 69 – 86)" ini menghadirkan pakar ilmu pendidikan Islam terkemuka, Dr. KH. Aam Abdussalam, M.Pd., sebagai narasumber utama di hadapan ratusan mahasiswa dan civitas akademika. Agenda keilmuan ini diselenggarakan sebagai langkah konkrit program studi dalam memfasilitasi pemalaman teologis-filosofis mahasiswa agar mampu membaca arah kehidupan secara holistik, sekaligus mengejawantahkan visi besar program studi yang senantiasa menjadi pelopor dan unggul di kancah nasional maupun internasional.
Dalam pemaparannya yang sarat akan kedalaman makna, Dr. KH. Aam Abdussalam, M.Pd. membedah jalinan ayat Al-Qur'an Surat Asy-Syu'ara' ayat 69 hingga 86 dengan pendekatan pedagogis-spiritual yang mendalam. Beliau memaparkan bahwa perjalanan manusia menuju ketutuhan eksistensi dirinya tidak dapat dipisahkan dari pemurnian tauhid dan pengakuan atas kemahakuasaan Allah Swt., sebagaimana dicontohkan melalui kisah keteladanan Nabi Ibrahim As. Diskusi interaktif ini berjalan dengan sangat dinamis, di mana para peserta diajak untuk melakukan tadabur ilmiah mengenai pentingnya menyelaraskan antara kecerdasan kognitif dengan kematangan emosional-spiritual, sehingga manusia tidak mengalami disorientasi eksistensial atau kehilangan arah di tengah derasnya arus modernitas.
Penyelenggaraan kajian tafsir edukatif ini memiliki landasan metodologis yang kokoh jika ditinjau dari perspektif sains dan filsafat pendidikan Islam kontemporer. Berdasarkan hasil riset ilmiah bereputasi yang dipublikasikan dalam jurnal nasional terindeks Sinta, rekonstruksi nilai-nilai tarbiyah dari teks suci Al-Qur'an terbukti secara empiris mampu membentuk struktur kepribadian mahasiswa yang tangguh, adaptif, serta memiliki integritas moral yang tinggi. Lebih lanjut, studi literatur dalam jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus menegaskan bahwa pemanfaatan kajian teologis interaktif sebagai ruang pembelajaran non-formal sangat efektif dalam menumbuhkan daya nalar kritis (tafakkur) dan kemampuan memecahkan masalah (problem solving) mahasiswa dalam menghadapi disrupsi sosial budaya global.
Aktivitas ilmiah yang diinisiasi oleh BEM HIMA ini juga merupakan manifestasi konkrit dan kontribusi nyata dari Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam FPIPS UPI dalam menyukseskan agenda global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Secara khusus, agenda ini beririsan langsung dengan pemenuhan target SDG 4 mengenai Pendidikan Berkualitas, di mana program studi mampu menyediakan wadah edukasi inklusif, merata, dan bermutu tinggi guna melahirkan generasi ulul albab yang literat. Selain itu, penanaman pilar kedamaian batin dan keselarasan hidup dalam kajian ini turut menyokong ketercapaian SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), sebagai ikhtiar kolektif institusi dalam melahirkan agen perubahan sosial yang berakhlak mulia dan toleran.
Rangkaian kegiatan Kantin IPAI ini pada hakikatnya menjadi sebuah ruang refleksi spiritual dan intelektual yang sangat bernilai untuk menakar kembali sejauh mana kesadaran eksistensial kita sebagai hamba dan khalifah telah diimplementasikan dalam aktivitas akademik sehari-hari. Kesadaran bahwa hidup adalah sebuah bentangan proses belajar yang tiada henti mengisyaratkan bahwa pemahaman tafsir tarbawy ini harus ditransformasikan menjadi aksi nyata yang mencerahkan masyarakat, bukan sekadar menjadi wacana di ruang diskusi virtual. Semoga melalui pemahaman ayat-ayat suci yang lurus dan aplikatif ini, seluruh sivitas akademika Program Studi Ilmu Pendidikan Agama Islam UPI senantiasa diberi kekuatan oleh Allah Ta'ala untuk istikamah memelihara kemurnian hati, bergerak menjadi pelopor peradaban, serta berkomitmen mempertahankan tradisi unggul demi tegaknya martabat bangsa dan syiar Islam yang rahmatan lil 'alamin. Untuk pembaruan informasi dan agenda literasi keagamaan berikutnya, silakan mengunjungi laman resmi di ipai.upi.edu atau memantau akun Instagram resmi @ipai_official.
